Jakarta (KABARIN) - Dunia tinju kelas super menengah bakal memanas. World Boxing Council (WBC) resmi mengumumkan pertarungan antara Lester Martinez dan Immanuwel Aleem untuk memperebutkan gelar juara dunia sementara (interim) kelas super menengah WBC. Duel ini dijadwalkan berlangsung pada 21 Maret di California, Amerika Serikat.
Pertarungan ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua petinju sama-sama ingin memperkuat posisi mereka di papan atas kelas 72,6 kilogram atau 168 pon.
"Martinez yang belum terkalahkan akan menghadapi ujian berat melawan Aleem yang terkenal dengan kemauan teknis dan pengalaman bertarung dengan lawan-lawan tingkat tinggi," demikian keterangan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Kamis.
Sabuk interim kelas super menengah WBC sebelumnya dipegang oleh petinju asal Prancis Christian Mbilli. Namun, Mbilli kemudian dipromosikan menjadi juara dunia penuh WBC sehingga gelar interim tersebut otomatis kosong sejak Januari 2026.
Perubahan ini terjadi setelah WBC mencopot Terence Crawford dari status juara dunia. Keputusan tersebut diambil karena Crawford tidak membayar biaya resmi pertandingan atau sanctioning fee untuk beberapa pertarungan yang dijalaninya, termasuk saat menghadapi Saul "Canelo" Alvarez.
Dengan kondisi tersebut, WBC memutuskan menggelar perebutan sabuk interim baru untuk menjaga kompetisi di divisi super menengah tetap aktif dan kompetitif.
Kini kesempatan itu jatuh kepada Lester Martinez dan Immanuwel Aleem. Kedua petinju akan saling berhadapan untuk memperebutkan sabuk interim yang saat ini kosong.
Martinez datang dengan reputasi yang cukup mengesankan. Petinju asal Guatemala tersebut belum pernah merasakan kekalahan sepanjang karier profesionalnya dengan catatan 19 kemenangan, termasuk 16 kemenangan lewat knockout (KO).
Gaya bertarungnya yang agresif serta rasio kemenangan KO yang tinggi membuat Martinez dianggap sebagai salah satu bintang muda paling menjanjikan dari kawasan Amerika Tengah. Dalam beberapa pertarungan terakhir, performanya juga terus meningkat dan membuat namanya semakin diperhitungkan di level internasional.
Di sisi lain, Immanuwel Aleem bukan lawan yang mudah untuk ditaklukkan. Petinju asal Amerika Serikat itu memiliki rekor 18 kemenangan, 11 di antaranya lewat KO, dengan tiga kekalahan dan dua hasil imbang.
Aleem dikenal sebagai petinju dengan teknik yang solid dan pengalaman menghadapi banyak lawan kuat di kelasnya. Pengalaman tersebut membuatnya tetap menjadi ancaman serius bagi Martinez dalam duel nanti.
Bagi Aleem, pertarungan ini juga menjadi kesempatan penting untuk kembali mengangkat namanya di dunia tinju profesional. Jika berhasil menang, ia berpeluang besar membuka jalan untuk menantang gelar juara dunia penuh di masa depan.
WBC menambahkan bahwa duel Martinez melawan Aleem menjadi bagian dari rangkaian pertandingan yang menghadirkan sejumlah talenta tinju internasional, dengan sabuk juara dunia interim WBC sebagai taruhannya.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026