Jakarta (KABARIN) - SUV off-road mewah terbaru dari Great Wall Motor (GWM), Tank 700 resmi diluncurkan di China dengan varian plug-in hybrid Hi4-Z yang menghasilkan tenaga hingga 635 kW (864 hp).
Dilaporkan Carnewschina pada Selasa waktu setempat, harga awal model flagship ini mencapai 428.000 yuan (sekitar 62.780 dolar AS) atau setara Rp1,076 miliar.
Seluruh varian Tank 700 kini mengusung bahasa desain agresif dengan bumper besar, spoiler atap, dan diffuser sporty.
Desain ini sebelumnya hanya tersedia pada varian tertinggi, sementara versi lain menggunakan bumper lebih pendek untuk meningkatkan sudut approach dan departure.
Kini, semua varian tampil lebih sporty, sesuatu yang tidak umum untuk SUV ladder frame.
Dimensi kendaraan ini mencapai panjang 5.105 mm, lebar 2.061 mm, dan tinggi 1.985 mm, dengan jarak sumbu roda 3.000 mm.
SUV lima penumpang ini memiliki pintu bagasi samping dengan ban cadangan ukuran penuh.
Mobil ini menggunakan pelek 22 inci serta lampu depan aktif dengan 260 elemen LED.
Ground clearance berkisar antara 200–249 mm tergantung varian, dengan opsi suspensi udara untuk pengaturan ketinggian.
Interior Tank 700 dilengkapi layar tengah 15,6 inci (39,6 cm), panel instrumen digital 12,3 inci (31,2 cm), dan head-up display. Penumpang baris kedua mendapatkan layar 17,3 inci (43,9 cm) di plafon serta layar sentuh tambahan 7 inci (17,8 cm) di sandaran tangan.
Semua kursi mendukung fitur pemanas, ventilasi, dan pijat 10 titik. Fitur lain mencakup kulkas bawaan 5,4 liter dan sistem audio 21 speaker.
Tank 700 juga dilengkapi sistem bantuan pengemudi berbasis LiDAR dengan model VLA (Vision, Language, Action), yang mendukung fungsi Navigate Autopilot (NOA) di jalan kota dan tol. Kendaraan ini juga mendukung parkir otomatis.
Tank 700 terbaru tersedia dengan dua pilihan sistem plug-in hybrid, yaitu Hi4-T dan Hi4-Z, yang memiliki perbedaan struktur signifikan.
Varian Hi4-Z menggunakan mesin 2.0 liter turbo dengan tenaga 185 kW (248 hp), dipadukan dengan motor listrik depan 215 kW (288 hp) dan motor listrik belakang 240 kW (322 hp). Total tenaga sistem mencapai 635 kW (864 hp).
Baterai ternary NMC berkapasitas 59,05 kWh memberikan jarak tempuh listrik hingga 190 km (WLTC).
Varian ini mampu berakselerasi 0–100 km/jam dalam 5,6 detik dengan konsumsi bahan bakar 1,16 liter/100 km dalam mode hybrid.
Namun, tidak adanya sambungan mekanis antar gardan menjadi kekurangan untuk penggunaan off-road berat.
Sementara itu, varian Hi4-T menggunakan mesin bensin V6 3.0 liter dengan tenaga 265 kW (355 hp) dan transmisi otomatis 9-percepatan, dipadukan motor listrik 130 kW (174 hp). Baterai 37,1 kWh memungkinkan jarak tempuh listrik hingga 90 km.
Varian Hi4-T juga mampu berakselerasi 0–100 km/jam dalam 5,6 detik, namun lebih fokus pada kemampuan off-road berkat sistem AWD konvensional dengan tiga pengunci diferensial dan ground clearance hingga 249 mm.
Varian Hi4-Z menjadi opsi lebih terjangkau dengan dua trim, yakni Ultimate seharga 428.000 yuan (Rp1,076 miliar) dan Extreme seharga 468.000 yuan (Rp1,176 miliar).
Sementara itu, varian Hi4-T hanya tersedia dalam satu trim Pinnacle dengan harga mencapai 508.000 yuan (sekitar 74.520 dolar AS) atau setara (Rp1,277 miliar).
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026