Purwokerto, Jawa Tengah (KABARIN) - Produsen otomotif asal China, Wuling Motors, berencana menaikkan harga mobil listrik Eksion sebesar sekitar Rp10 juta setelah penjualan model tersebut mencapai kuota 2.000 unit di Indonesia.
Saat ini, Wuling Eksion tersedia dalam varian EV dan PHEV dengan harga mulai dari Rp389 juta hingga Rp499 juta on the road (OTR) Jakarta. Harga tersebut masih mendapat subsidi yang diberikan perusahaan untuk 2.000 unit pertama yang dipasarkan di Tanah Air.
Brand Communication Senior Manager Wuling Motors, Brian Gomgom, mengatakan besaran harga terbaru akan diumumkan setelah jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) mencapai target yang telah ditentukan.
"Perbedaan harganya nanti akan kita informasikan ketika SPK (Surat Pemesanan Kendaraan)-nya sudah pada angka 2.000,” ujar Brian di Purwokerto, Jawa Tengah, Jumat.
Ia memperkirakan penyesuaian harga yang akan diterapkan berada di kisaran Rp10 juta per unit.
Berdasarkan data perusahaan, penjualan Wuling Eksion saat ini telah mencapai sekitar 1.500 unit. Dengan demikian, masih tersedia kuota sekitar 500 unit yang dapat diperoleh konsumen dengan harga saat ini sebelum penyesuaian diberlakukan.
Sejak resmi diluncurkan pada April 2026, Wuling juga telah mendistribusikan hampir 1.000 unit Eksion kepada pelanggan di Indonesia.
Kebijakan kenaikan harga tersebut menandai berakhirnya program subsidi perusahaan yang diberikan untuk mendorong adopsi awal kendaraan listrik dan plug-in hybrid pada model terbaru tersebut.
Sumber: ANTARA