Purwokerto, Jawa Tengah (KABARIN) - Pabrikan otomotif asal China, Wuling Motors Indonesia, belum berencana merilis harga baterai untuk kendaraan listrik Wuling Eksion meski model tersebut telah dipasarkan di Indonesia sekitar dua bulan lalu.
Manajer Komunikasi Produk Wuling Motors, Danang Wiratmoko, mengatakan informasi mengenai harga baterai belum menjadi fokus utama perusahaan karena seluruh pemilik Eksion saat ini masih mendapatkan perlindungan garansi.
"Harga baterai untuk Eksion, sebenarnya karena ini produk yang baru saja launching, jadi kami mengasumsikan seluruh konsumen masih terlindungi oleh garansi standar maupun garansi tambahan yang kami berikan," ujar Danang saat ditemui di Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis.
Wuling memberikan garansi standar selama delapan tahun atau 120 ribu kilometer, mana yang tercapai lebih dahulu, untuk tiga komponen utama kendaraan listrik, termasuk baterai.
Khusus bagi pembeli pertama Eksion, perusahaan juga menawarkan garansi baterai seumur hidup. Kebijakan tersebut dinilai menjadi nilai tambah bagi konsumen yang masih mempertimbangkan usia pakai baterai dan biaya penggantiannya di masa depan.
Namun, garansi seumur hidup tersebut hanya berlaku untuk pemilik pertama dan tidak dapat dipindahtangankan. Jika kendaraan dijual, pemilik berikutnya hanya memperoleh perlindungan garansi standar selama delapan tahun atau 120 ribu kilometer.
Dari sisi spesifikasi, Wuling Eksion dibekali baterai berkapasitas 69 kWh dan motor listrik bertenaga 210 hp. Kendaraan listrik tujuh penumpang itu diklaim mampu menempuh jarak hingga 530 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.
Untuk pasar Indonesia, varian EV CE dipasarkan mulai Rp389 juta, sedangkan EV EX dibanderol mulai Rp459 juta. Selain versi listrik murni, Wuling juga menawarkan varian plug-in hybrid (PHEV) dengan rentang harga Rp449 juta hingga Rp499 juta.
Sumber: ANTARA