Sport

Dhinda Takluk Dramatis, Indonesia Tertinggal 1-2 dari Taiwan

Jakarta (KABARIN) - Tim putri Indonesia berada dalam posisi tertekan setelah Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi harus mengakui keunggulan Lin Hsiang Ti pada partai ketiga laga penentuan Grup C Piala Uber 2026 di Horsens, Denmark, Selasa.

Dhinda kalah dalam pertandingan ketat dua gim dengan skor 10-21, 29-30, yang membuat Indonesia tertinggal 1-2 dalam duel penentu status juara grup tersebut.

“Tadi di gim pertama itu memang saya cukup susah untuk mempelajari pola lawan karena dia sengaja memancing saya untuk menyerang dan bermain cepat padahal itu yang dia inginkan,” ujar Dhinda dalam keterangan PP PBSI usai laga.

Pada gim kedua, Dhinda mencoba mengubah tempo permainan sesuai instruksi pelatih dan sempat memberikan perlawanan sengit hingga terjadi deuce panjang.

“Di gim kedua pelatih menginstruksikan saya untuk bermain lebih lambat dan itu cukup berhasil walaupun tidak mudah juga karena dia sangat ulet dan kuat. Jadi tadi sebisa mungkin untuk tahan di rally-rally panjangnya,” katanya.

Namun, saat sudah berada dalam posisi unggul, Dhinda gagal mempertahankan keunggulan dan kehilangan poin-poin penting di akhir laga.

“Sayang memang sudah unggul lalu dipaksa setting sampai akhir, saya kurang tahan di poin terakhir,” ujarnya.

Meski kalah, Dhinda menilai performanya sudah menunjukkan perkembangan setelah melakukan evaluasi, termasuk sesi bersama psikolog olahraga.

“Saya banyak belajar dari kekalahan dari tunggal Kanada di pertandingan pertama. Setelah itu, saya ada evaluasi dan ada sesi dengan psikolog juga jadi walaupun hari ini belum menang tapi secara permainan lebih baik. Saya sudah mulai bisa mengatasi situasi-situasi sulit di lapangan,” katanya.

Sebelumnya, Indonesia sempat unggul lewat kemenangan Putri Kusuma Wardani atas Chiu Pin-Chian 21-17, 21-17. Namun Taiwan menyamakan kedudukan melalui kemenangan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti dari Hsieh Pei Shan/Hung En-Tzu dengan skor 21-23, 13-21.

Dengan skor sementara 1-2, Indonesia wajib memenangi dua partai tersisa melalui Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dan Ester Nurumi Tri Wardoyo untuk menjaga peluang menjadi juara Grup C.

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: