Trip

LRT Jakarta Fase 1B Masuki Tahap Uji Coba Jalur Velodrome–Manggarai

Jakarta (KABARIN) - PT Jakarta Propertindo resmi memulai tahap uji coba sistem atau Testing and Commissioning pada proyek LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai sepanjang 3,6 kilometer di Jakarta, Kamis.

Direktur Jakpro Iwan Takwin menjelaskan bahwa tahapan ini dilakukan secara menyeluruh guna memastikan seluruh sistem siap dioperasikan.

“Tahapan T&C ini kami lakukan secara mendetail untuk memastikan seluruh aspek teknis LRT Jakarta Fase 1B benar-benar siap dan aman untuk nantinya digunakan masyarakat dalam mobilitas sehari-hari,” kata Iwan.

Ia menuturkan, Testing and Commissioning merupakan tahap krusial dalam pembangunan sistem perkeretaapian modern yang tidak bisa dilewati. Proses ini mencakup pengujian berbagai komponen, mulai dari jalur, persinyalan, kelistrikan, komunikasi, hingga integrasi operasional.

“Setiap meter pada jalur layang LRT Jakarta Fase 1B adalah tanggung jawab kami kepada masyarakat DKI Jakarta yang akan mengandalkan LRT Jakarta setiap harinya. Tahapan T&C ini harus dipersiapkan secara sangat matang,” kata Iwan.

Menurutnya, di balik rangkaian pengujian tersebut terdapat komitmen kuat Jakpro untuk menuntaskan proyek tanpa mengabaikan aspek keselamatan, kualitas, dan keandalan layanan.

Setelah beroperasi secara komersial, jalur tambahan ini diproyeksikan mampu melayani puluhan ribu penumpang setiap hari sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di Jakarta. Selain itu, kehadiran koridor baru ini juga akan memperkuat konektivitas serta integrasi transportasi publik.

Iwan menambahkan, proyek ini sejalan dengan arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam mendorong Jakarta menjadi kota global yang modern dan berkelanjutan.

“Jakpro berkomitmen untuk memastikan seluruh aspek teknis, keselamatan, dan operasional sistem LRT Jakarta memenuhi standar tertinggi sebelum memasuki fase layanan komersial,” kata dia.

Sementara itu, warga Jakarta bernama Wenny mengaku menantikan kehadiran jalur tersebut karena dinilai dapat menjadi alternatif transportasi yang lebih efisien.

“Saya optimistis jalur ini dapat membantu masyarakat bepergian lebih efisien sekaligus mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi umum,” kata dia.

“Ini menjadi langkah positif bagi Jakarta untuk menghadirkan mobilitas yang lebih baik ke depannya,” katanya.

“Transportasi publik berbasis listrik seperti LRT Jakarta menjadi solusi yang baik untuk mendukung udara kota yang lebih bersih dan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat,” kata dia.

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: