Tekno

OpenAI Tertarik Kembangkan Ponsel Pintar Berbasis AI

Jakarta (KABARIN) - OpenAI dilaporkan tengah menjajaki pengembangan ponsel pintar berbasis agen kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk mengubah cara pengguna berinteraksi dengan perangkat digital.

Publikasi teknologi Gizmochina pada Kamis (30/4) mengutip analis Ming-Chi Kuo yang menyebut konsep “ponsel agen AI” ini tidak lagi bergantung pada aplikasi seperti ponsel pada umumnya.

Sebagai gantinya, perangkat tersebut akan memiliki agen AI bawaan yang mampu menjalankan berbagai tugas secara end-to-end hanya berdasarkan perintah pengguna.

Dengan pendekatan ini, pengguna tidak perlu lagi berpindah antar aplikasi untuk menyelesaikan aktivitas sehari-hari. Misalnya, untuk mengatur jadwal, membaca pesan, hingga merencanakan kegiatan, cukup dengan memberikan instruksi kepada sistem AI.

Agen AI nantinya akan mencari informasi yang relevan, memberikan rekomendasi, bahkan mengeksekusi perintah jika diperlukan, sehingga interaksi menjadi lebih sederhana dan terintegrasi.

Konsep ini dinilai sebagai perubahan besar dari ekosistem ponsel berbasis aplikasi yang selama ini dominan di industri.

Sebelumnya, pendekatan serupa pernah dicoba dalam bentuk yang lebih terbatas oleh perangkat seperti Rabbit R1, namun OpenAI disebut membawa gagasan tersebut ke level yang lebih ambisius dengan menjadikannya inti dari sebuah ponsel pintar.

Dalam laporan yang sama, Ming-Chi Kuo juga menyebut kemungkinan OpenAI bekerja sama dengan perusahaan semikonduktor seperti MediaTek dan Qualcomm untuk mengembangkan chip khusus yang lebih optimal untuk pemrosesan AI.

Selain itu, produksi perangkat ini disebut berpotensi melibatkan Luxshare yang sudah berpengalaman dalam manufaktur elektronik berskala besar.

Meski demikian, proyek ini masih berada pada tahap awal. Spesifikasi dan rantai pasok diperkirakan baru akan difinalisasi pada akhir 2026 atau awal 2027, sementara produksi massal kemungkinan baru dimulai sekitar 2028.

Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: