Jakarta (KABARIN) - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana peresmian Museum Perjuangan Buruh bernama Museum Marsinah di Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur, yang dijadwalkan berlangsung dalam bulan ini.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada puncak peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat.
“Dan bulan ini juga saya akan berangkat ke Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur untuk meresmikan Museum Perjuangan Buruh yang diberi nama Museum Marsinah,” kata Prabowo.
Presiden menegaskan bahwa pemerintah telah menetapkan Marsinah sebagai pahlawan nasional, sebagai bentuk penghormatan atas perjuangannya dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.
Peresmian Museum Marsinah disebut menjadi bagian dari upaya negara untuk mengabadikan nilai perjuangan buruh sekaligus memberikan edukasi kepada generasi muda.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa museum tersebut tidak hanya menjadi bangunan fisik, tetapi juga ruang nilai yang merekam keteladanan Marsinah dalam memperjuangkan keadilan dan kemanusiaan.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan gagasan pembangunan museum ini berangkat dari keluarga Marsinah dan akan menampilkan berbagai barang peninggalan serta dokumentasi perjuangannya sebagai aktivis buruh.
Marsinah dikenal sebagai pekerja PT Catur Putra Surya (CPS) yang meninggal pada 1993 setelah memperjuangkan hak-hak buruh, dan hingga kini menjadi simbol perjuangan keadilan bagi pekerja di Indonesia.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026