Jakarta (KABARIN) - Ilmuwan epigenetika dan peneliti nutrisi dari Stanford Dr. Lucia Aronica membagikan cara mengonsumsi tomat yang bermanfaat untuk kulit, seperti anti-penuaan.
Ada banyak cara untuk mengonsumsi tomat, yang kaya nutrisi dan rendah kalori. Meski kerap dianggap paling sehat saat dimakan mentah, namun, hal itu tidak sepenuhnya tepat menurut Aronica, sebagaimana dilaporkan Hindustan Times, Jumat (1/5).
Tomat memiliki kandungan likopen yang merupakan antioksidan kuat yang bermanfaat bagi kesehatan jantung dan kulit. Aronica menyatakan uji klinis menunjukkan bahwa likopen dapat mengurangi oksidasi LDL (low-density lipoprotein), yaitu proses yang membuat kolesterol LDL menjadi berbahaya.
Selain itu, likopen membantu meningkatkan perbaikan DNA, serta menghambat kerusakan kolagen dan pembentukan noda penuaan pada kulit.
"Ini (likopen) juga bisa berfungsi sebagai perawatan kulit dari dalam. Bahkan dapat meningkatkan SPF (faktor perlindungan matahari) alami tubuh hingga 40 persen," kata dia.
Meskipun likopen memberikan banyak manfaat kesehatan, ada satu hal yang perlu diperhatikan. Aronica mengatakan dalam uji klinis, manfaat mengonsumsi tomat mulai terlihat pada dosis 10 mg likopen, yang setara dengan mengonsumsi sekitar 20 pon tomat mentah per hari.
Dia menyarankan jika memasak tomat dengan minyak zaitun atau jenis minyak lainnya, maka penyerapan likopen akan meningkat.
"Ini baru satu langkah. Dengan menambahkan minyak zaitun, ketersediaan likopen bisa meningkat hingga 70 persen,” kata Aronica menambahkan.
Likopen bersifat larut dalam lemak sehingga tidak dapat diserap tubuh tanpa ada lemak.
“Dengan memasak tomat menjadi pasta menggunakan minyak zaitun, Anda bisa mendapatkan 10 mg likopen hanya dari tiga sendok makan pasta tomat dengan minyak zaitun,” kata Aronica.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026