News

AS Tangguhkan Operasi Militer Pengawalan Kapal di Selat Hormuz

Washington (KABARIN) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan penangguhan sementara operasi militer bertajuk Project Freedom yang bertujuan mengawal kapal di Selat Hormuz. Langkah ini diambil untuk memberi ruang pada upaya mencapai kesepakatan damai dengan Iran.

"Meski Blokade akan tetap diberlakukan sepenuhnya, Project Freedom (Pergerakan Kapal Melintasi Selat Hormuz) akan ditangguhkan sementara waktu untuk melihat apakah Kesepakatan dapat difinalisasi dan ditandatangani," tulis Trump di platform Truth Social.

Trump menyebut keputusan tersebut dipengaruhi oleh permintaan dari Pakistan dan sejumlah negara lain, serta adanya perkembangan signifikan dalam proses negosiasi dengan pihak Iran.

Beberapa jam sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan operasi militer AS terhadap Iran yang dilakukan bersama Israel sejak 28 Februari telah dihentikan.

Keputusan itu menandai pergeseran fokus Washington dari operasi militer langsung ke upaya menjaga jalur pelayaran tetap terbuka, terutama di Selat Hormuz yang menjadi salah satu rute vital distribusi energi dunia.

Pewarta: Xinhua
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: