Sport

Aryna Sabalenka Gagal Melaju ke Semifinal French Open

Jakarta (KABARIN) - Unggulan teratas Aryna Sabalenka tersingkir pada perempat final French Open 2026 setelah kalah dari unggulan ke-25 Diana Shnaider dalam pertandingan tiga set yang berlangsung dramatis di Roland Garros, Rabu.

Shnaider menang dengan skor 3-6, 7-5, 6-0 dalam waktu 2 jam 12 menit, sekaligus menghentikan rekor Sabalenka yang sebelumnya melaju ke enam semifinal Grand Slam secara beruntun.

Dalam pertandingan yang dipengaruhi kondisi angin kencang di Lapangan Philippe-Chatrier, Shnaider mengaku sempat gugup karena menghadapi petenis nomor satu dunia untuk pertama kalinya di ajang Grand Slam.

"Kondisi sulit dengan angin, pertama kali bermain melawan Aryna, sangat gugup," kata Shnaider seperti dikutip laman WTA.

"Perempat final untuk pertama kalinya, tentu saja sangat menegangkan."

Meski tertinggal lebih dulu, Shnaider mampu membalikkan keadaan dengan performa impresif di dua set terakhir. Ia bahkan memenangkan 12 dari 13 gim setelah tertinggal 3-6, 4-1, dan menutup pertandingan dengan dominasi penuh di set penentuan.

Sebaliknya, Sabalenka kesulitan mengendalikan permainan dan mencatat 57 unforced error, termasuk 17 kesalahan di set ketiga yang berakhir 0-6.

Shnaider mencetak kemenangan set ketiga 6-0 kedua berturut-turut, setelah mengalahkan Madison Keys 6-3, 3-6, 6-0 pada babak keempat.

"Saya hanya mencoba fokus poin demi poin, tidak memikirkan skor. Saya berpikir, tidak apa-apa. Kondisinya sulit, dia petenis peringkat 1 dunia," ujar Shnaider.

Kemenangan ini membuat Shnaider mencatat sejarah sebagai bagian dari generasi muda yang mendominasi semifinal Grand Slam, dengan seluruh semifinalis berasal dari pemain kelahiran abad ke-21.

Shnaider selanjutnya akan menghadapi semifinalis Grand Slam pertama lainnya untuk memperebutkan tiket ke final Grand Slam pertamanya.

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: