Kota Bandung (KABARIN) - Persib Bandung bersama Grey Art Gallery menghadirkan pameran budaya bertajuk Cultura Persib yang berlangsung di Grey Art Gallery, Jalan Braga, Kota Bandung, mulai 8 Juni hingga 10 September 2026.
Komisaris sekaligus Manajer Tim Persib Bandung Umuh Muchtar mengatakan pameran tersebut mengangkat perjalanan, identitas, dan warisan klub yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Kota Bandung.
“Cultura Persib merupakan bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang klub bersama seluruh pihak yang selama ini menjadi bagian dari ekosistem Persib,” kata Umuh di Bandung, Selasa.
Menurut Umuh, kegiatan tersebut menjadi ruang apresiasi atas perjalanan panjang Persib yang telah tumbuh bersama masyarakat selama lebih dari sembilan dekade.
“Pencapaian yang diraih Persib dalam beberapa musim terakhir bukan hanya milik klub, melainkan milik seluruh Bobotoh dan masyarakat yang selama ini tumbuh bersama Persib. Karena itu, Cultura Persib kami hadirkan sebagai ruang untuk merayakan perjalanan tersebut bersama-sama,” ujar dia.
Ia menjelaskan pameran itu juga menjadi momentum refleksi atas pencapaian bersejarah Persib yang sukses menjuarai Liga 1 Indonesia selama tiga musim beruntun, yakni pada musim 2023/2024, 2024/2025, dan 2025/2026.
“Melalui pameran ini, kami ingin mengajak publik melihat bahwa di balik setiap pertandingan dan trofi, terdapat sejarah, nilai, kreativitas, serta ikatan emosional yang telah membentuk hubungan kuat antara Persib, Kota Bandung, dan masyarakatnya,” ujar dia.
Umuh menilai keberhasilan Persib dalam beberapa musim terakhir tidak hanya menjadi catatan prestasi olahraga, tetapi juga mencerminkan konsistensi, kerja keras, dan dukungan berbagai pihak yang menjadi bagian dari perjalanan klub.
Menurut dia, selama puluhan tahun Persib bukan sekadar menghadirkan pertandingan sepak bola, melainkan telah menjadi bagian dari identitas, kebanggaan, dan kehidupan sosial masyarakat Bandung maupun Jawa Barat.
“Momentum ini menjadi semakin bermakna karena berlangsung setelah musim yang bersejarah dan akan ditutup menjelang dimulainya Super League 2026/2027,” tutur Umuh.
Selama penyelenggaraan pameran, pengunjung dapat menikmati 95 karya dan objek yang merepresentasikan sejarah Persib, kultur Bobotoh, identitas Kota Bandung, serta perjalanan klub dari masa ke masa.
Berbagai karya tersebut ditampilkan dalam bentuk seni rupa, instalasi visual, mural, arsip sejarah, memorabilia, jersei bersejarah, hingga ruang tematik yang mengajak pengunjung menelusuri perjalanan Persib lintas generasi.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026