Jakarta (KABARIN) - PSIM Yogyakarta resmi mengakhiri kerja sama dengan penyerang asing Deri Corfe pada bursa transfer pemain musim panas menjelang bergulirnya kompetisi BRI Super League.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan melalui laman resmi klub pada Kamis, General Manager PSIM Yogyakarta Steven Sunny menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan pemain asal Inggris tersebut selama memperkuat Laskar Mataram.
"Mewakili manajemen PSIM, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Deri Corfe. Selama satu musim bersama Laskar Mataram, ia berhasil menunjukkan profesionalitas dan etos kerja yang luar biasa, baik di dalam maupun luar lapangan," ungkap Steven.
Pada musim Super League 2025/2026, Corfe menjadi salah satu andalan di sektor serang tim asuhan pelatih kepala Jean-Paul van Gastel. Kehadirannya memberi tambahan opsi bagi PSIM dalam membangun kekuatan lini depan.
Sepanjang musim lalu, pemain berusia 28 tahun itu tampil dalam 30 pertandingan. Dari jumlah tersebut, ia berhasil mencatatkan tiga gol dan satu assist untuk membantu perjuangan PSIM di kompetisi.
Selain kontribusinya dalam urusan mencetak gol, Corfe juga dikenal sebagai pemain yang fleksibel karena mampu dimainkan di beberapa posisi. Ia dapat beroperasi sebagai penyerang maupun sayap kiri, sehingga memberi keuntungan tersendiri bagi tim dalam berbagai situasi pertandingan.
Steven menilai Corfe telah meninggalkan kesan positif selama berseragam PSIM dan menjadi bagian penting dalam perjalanan klub selama satu musim terakhir.
"Doa terbaik dari kami, semoga PSIM dan Deri Corfe bisa sama-sama lebih sukses dengan jalannya masing-masing. Semoga karir Deri Corfe lebih bersinar di klub selanjutnya," jelas Steven.
Kepergian Corfe membuatnya menjadi pemain kedua yang dilepas PSIM Yogyakarta pada bursa transfer kali ini. Sebelumnya, klub juga telah lebih dulu mengakhiri kerja sama dengan Ikhsan Chan.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026