Tekno

Nothing Ear (Open) Blue Resmi Masuk ke Indonesia, Harga Rp1,6 Jutaan

Jakarta (KABARIN) - Earphone Nothing Ear (Open) Blue secara resmi masuk pasar Indonesia diboyong oleh Erajaya Digital dan dilego seharga Rp1,6 jutaan.

Gawai ini sebelumnya dirilis global pada Mei 2026 dan menambah opsi earphone open ear dengan audio yang jernih untuk pecinta audio di Indonesia.

"Kehadiran Nothing Ear (Open) Blue memperkuat komitmen kami dalam menghadirkan produk teknologi dengan diferensiasi yang jelas, baik dari sisi desain maupun pengalaman penggunaan," kata CEO Erajaya Digital Joy Wahjudi dalam keterangannya di Jakarta yang diterima, Selasa.

Membedah spesifikasinya, Nothing Ear (Open) hadir dengan bobot yang ringan sebesar 8,1 gram.

Desainnya yang open ear memberikan kenyamanan bagi pengguna untuk mendengarkan audio tanpa menutup telinga sepenuhnya.

Dengan rentang harganya, meski mengusung desain open ear Nothing Ear (Open) Blue tetap dapat menghadirkan kualitas audio jernih dengan bass yang lebih optimal.

Bagi pengguna dengan aktivitas fisik yang cukup intens, Nothing melengkapi gawai ini dengan silicone ear hook sehingga tetap dapat menunjang penggunaan baik saat berlari, bersepeda, maupun berkegiatan olahraga lainnya.

Dalam hal ketahanan, gawai ini dibekali dengan sertifikasi rating IP54 membuktikannya tahan debu dan air.

Untuk dayanya, diklaim mampu bertahan hingga 30 jam penggunaan dengan bantuan charging case-nya. Apabila kehabisan baterai, ada juga fitur fast charging yang memungkinkan penggunaan hingga 10 jam untuk pengisian 10 menit.

Fitur menarik lainnya adalah Dual Connection dan Low Latency Mode yang memungkinkan perpindahan perangkat lebih seamless dan mendukung pengalaman audio lebih responsif.

Nothing Ear (Open) Blue telah tersedia di Indonesia seharga Rp1.699.000 dan dapat dibeli baik secara langsung di jaringan ritel Erajaya Digital maupun secara daring di Nothing Official Store yang ada di Tokopedia, Shopee, maupun Eraspace.

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: