Demi layanan dasar warga, Kementerian PU kerahkan armada air bersih ke Tamiang

waktu baca 2 menit

Ketersediaan air bersih, sanitasi dan layanan kesehatan adalah kebutuhan paling mendasar dalam situasi darurat

Jakarta (KABARIN) - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan bantuan sarana air bersih dan sanitasi untuk mempercepat penanganan banjir serta mendukung pemulihan layanan dasar masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang. Langkah ini menjadi salah satu fokus utama pemerintah pusat dalam memastikan kenyamanan dan kesehatan warga selama masa tanggap darurat.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan pentingnya respons cepat ketika bencana melanda.
“Prinsip kami adalah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan layanan dasar yang layak dan aman selama masa tanggap darurat,” ujarnya.

Bantuan diarahkan untuk memastikan ketersediaan air bersih, fasilitas sanitasi yang memadai, serta pendukung layanan kesehatan. Menurut Dody, air bersih dan sanitasi adalah kebutuhan paling krusial saat bencana untuk mencegah risiko penyakit.

“Ketersediaan air bersih, sanitasi, dan layanan kesehatan adalah kebutuhan paling mendasar dalam situasi darurat,” katanya.

Dua tim diterjunkan

Kementerian PU mengirim dua tim lapangan yang membawa armada serta perlengkapan lengkap.

Tim Pertama – Dari Banda Aceh

Berangkat menggunakan KMP dari Dermaga Ulee Lheue menuju Krueng Geukueh, membawa:

  • 1 mobil komando
  • 2 Mobil Tangki Air (MTA)
  • 3 dump truck
  • 15 unit hidran umum
  • 5 toilet modular (knock down)
  • tangki septik
  • bantuan pangan dan obat-obatan

Perjalanan menuju Aceh Tamiang memakan waktu hampir 10 jam, melewati hujan deras, genangan, dan jalan berlubang.

Tim Kedua – Dari Depo Medan

Armada yang dibawa terdiri atas:

  • 1 unit MTA
  • 1 mobil sedot tinja
  • 4 dump truck
  • 10 hidran umum
  • 6 toilet portabel
  • 3 tangki biofilter

Setibanya di Aceh Tamiang, MTA langsung diturunkan untuk memasok air bersih ke RSUD Muda Sedia, memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal.

Koordinasi berkelanjutan

Kementerian PU memastikan koordinasi penuh dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Penyesuaian bantuan akan terus dilakukan sesuai kebutuhan aktual di lapangan.

Dody menegaskan bahwa dukungan pemerintah pusat tidak hanya berhenti pada pengiriman logistik awal, melainkan terus mengalir hingga kondisi masyarakat berangsur pulih dan aktivitas kembali normal.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka