IHSG Menguat di Awal 2026 Seiring Optimisme Pasar

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada Jumat pagi bergerak positif seiring optimisme investor menyambut tahun baru 2026. IHSG dibuka naik 29,79 poin atau 0,34 persen ke level 8.676,74. Sementara indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan naik 1,89 poin atau 0,22 persen ke posisi 848,46.

"Diperkirakan penguatan IHSG berpotensi berlanjut dan menguji level 8.680-8.725," ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.

Investor di dalam negeri tengah menantikan sejumlah data ekonomi terbaru. Indeks S&P Global Manufacturing PMI Desember diperkirakan sedikit naik ke 53,6 dari 53,3 pada November 2025.

Neraca perdagangan November 2025 diprediksi surplus 2,7 miliar dolar AS dari surplus 2,4 miliar dolar AS pada Oktober. Sementara inflasi Desember diperkirakan melambat ke 2,5 persen dari 2,72 persen pada bulan sebelumnya.

Di sisi global, investor masih memperhatikan ketidakpastian perang tarif, kebijakan moneter The Fed selanjutnya, dan meningkatnya ketegangan geopolitik di beberapa wilayah.

Pada perdagangan akhir Desember, bursa Eropa menunjukkan pergerakan campuran. Euro Stoxx 50 menguat 0,77 persen, FTSE 100 Inggris turun 0,09 persen, DAX Jerman naik 0,57 persen, dan CAC melemah 0,23 persen. Wall Street juga ditutup variatif, Dow Jones turun 0,63 persen ke 48.063,79, S&P 500 melemah 0,34 persen ke 6.845,51, dan Nasdaq turun 0,84 persen ke 25.249,85.

Sementara itu di Asia, indeks Nikkei turun 0,37 persen ke 50.339,50, Shanghai sedikit naik 0,01 persen ke 3.968,42, Hang Seng menguat 1,67 persen ke 26.048,50, dan Strait Times naik 0,22 persen ke 4.656,29.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka