Manfaat Rempah Dapur untuk Lawan Flu di Musim Hujan

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Ketua Umum PDPOTJI Inggrid Tania bilang bahan herbal dan rempah yang biasanya ada di dapur bisa banget dimanfaatkan untuk cegah sampai atasi flu saat musim hujan.

“Semua bersifat meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh. Juga menghangatkan badan, meredakan demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, atau agak sesak nafas,” ujar Inggrid, Senin.

Rempah seperti jahe, kencur, kunyit, temulawak, sampai pala, kayu manis, cengkih, kapulaga, serta bawang merah dan bawang putih bisa dipakai buat obat flu. Ada juga herbal lain seperti habatus sauda, sambiloto, pegagan, meniran, dan mengkudu yang membantu menjaga imunitas serta meredakan gejala flu. Resepnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan tubuh, dan untuk pencegahan bisa diminum 1-2 gelas per hari, 3-4 kali sehari.

Kalau mau lebih praktis, Inggrid menyarankan pakai produk herbal jadi yang sudah punya izin edar dari Badan POM. Biasanya kandungannya jahe, kunyit, kencur, dan pemanisnya madu.

“Kalau kita bikin ramuan sendiri, madu bisa jadi pemanis sekaligus punya khasiat. Produk herbal jadi juga banyak berbasis madu yang dicampur jahe, kunyit, kencur, peppermint misalnya,” kata Inggrid.

Ramuan herbal juga membantu mengurangi rasa lelah setelah aktivitas padat pasca liburan atau pekerjaan berat. Misalnya, jahe dan kunyit bisa dicampur temulawak plus lada hitam. Kalau ingin kombinasi lebih lengkap dengan ginseng, likoris, atau akar manis yang susah didapat, bisa pilih yang sudah dikemas pabrikan.

Selain itu, Inggrid menyarankan suplemen vitamin C, D, A, E, serta mineral seperti zinc, selenium, zat besi, dan vitamin B kompleks supaya tubuh tetap kebal flu. Ia juga menekankan pentingnya cek kadar vitamin D3 dalam darah karena aktivitas di luar ruangan belum tentu cukup.

“Sebetulnya vitamin dan mineral bisa didapat dari makanan sehari-hari, asal makanannya seimbang dengan sayur dan buah lebih banyak. Protein, lemak secukupnya, karbo juga penting. Kalau sering makan fast food atau instan, tentu tubuh lebih rentan kena flu,” tutupnya.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka