Jakarta (KABARIN) - Bosan makan buah salak dengan cara yang itu-itu saja? Tenang, sekarang kamu bisa mengolah salak menjadi asinan yang segar dan jadi camilan saat bersantai di rumah.
Perpaduan tekstur salak yang renyah dengan kuah cabai yang asam segar, sangat cocok dinikmati saat siang hari yang terik.
Selain itu, mengutip laman Alodokter, walaupun memiliki tekstur kulit yang bersisik, buah salak ini memiliki berbagai manfaat baik untuk kesehatan tubuh.
Khasiat tersebut bersumber dari kekayaan nutrisinya, mulai dari serat, karbohidrat, hingga vitamin dan mineral seperti vitamin B2, vitamin C, kalium, kalsium, fosfor, folat, serta zat besi.
Asinan salak merupakan salah satu varian asinan tradisional khas Jawa, terlebih di wilayah Bogor dan sekitarnya.
Asinan sendiri merupakan sajian dari potongan buah atau sayuran yang direndam dalam larutan cuka dan garam, lalu dipadukan dengan bumbu bercita rasa pedas-manis yang menggoda selera.
Meskipun umumnya asinan identik dengan sayuran seperti kol, tauge, atau kangkung, buah salak ini punya keunikan tersendiri sebagai bahan utama karena teksturnya yang renyah dan tambahan rasa asam yang khas.
Resep asinan salak
Melansir laman Cookpad, berikut bahan yang dibutuhkan dan tata cara membuat asinan salak dengan porsi 1 kilo.
Bahan-bahan
- 1 kg buah salak
- 15 buah cabe merah
- 5 sdm gula pasir
- 3 sdm air jeruk nipis
- 1/4 iris terasi
- 600 ml air atau 3 gelas air
- Garam secukupnya
Cara pembuatan
- Kupas buah salak, buang bijinya, dan potong sesuai selera.
- Rebus cabai sebentar hingga tekstur melunak, kemudian haluskan bumbu tersebut.
- Masak air, gula, garam, dan cabai yang sudah dihaluskan hingga mendidih menggunakan api kecil.
- Saring larutan kuah cabai, dinginkan, lalu tambahkan perasan jeruk nipis.
- Tuangkan kuah ke dalam wadah berisi salak yang sudah dikupas. Agar bumbu meresap sempurna, simpan di kulkas selama 1x24 jam. Namun, asinan ini juga sudah nikmat jika langsung dikonsumsi.
- Asinan salak siap disajikan dan bisa langsung dinikmati.
Sumber: ANTARA