PM Australia Dorong Komisi Penyelidikan Antisemitisme Usai Teror Bondi

waktu baca 1 menit

Canberra (KABARIN) - Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyerukan pembentukan komisi kerajaan untuk meneliti antisemitisme dan kohesi sosial di negaranya setelah terjadi serangan teror di Pantai Bondi, Sydney.

Dalam konferensi pers di Canberra, Albanese menjelaskan bahwa komisi kerajaan ini akan dipimpin mantan hakim Pengadilan Tinggi Virginia Bell dan diharapkan menyampaikan laporan pada pertengahan Desember.

"Saya telah meluangkan waktu untuk merenung, bertemu dengan para pemimpin di komunitas Yahudi, dan yang terpenting, saya telah bertemu dengan banyak keluarga korban dan penyintas dari insiden penembakan mengerikan itu," ujar Albanese.

Penyelidikan ini akan menilai tingkat dan sifat antisemitisme di Australia, memberikan rekomendasi bagi aparat penegak hukum, menelaah insiden di Pantai Bondi, serta menyarankan langkah-langkah untuk memperkuat kohesi sosial.

"Saya telah berulang kali mengatakan bahwa prioritas pemerintah kami adalah untuk mempromosikan persatuan dan kohesi sosial, dan inilah yang dibutuhkan Australia untuk pulih, belajar, dan bersatu dalam semangat persatuan nasional," tambah PM Australia itu.

Pelaku yang diduga tunggal, Naveed Akram, 24 tahun, kini telah didakwa dengan 59 tuduhan termasuk 15 kasus pembunuhan, dengan motif yang menurut pihak berwenang terkait ideologi ISIS.

Sumber: Xinhua

Bagikan

Mungkin Kamu Suka