Jakarta (KABARIN) - Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold EP Hutagalung menyampaikan pihaknya menurunkan sebanyak 1.541 personel gabungan untuk mengawal unjuk rasa pengemudi ojek online di area Monas, Jakarta Pusat, Rabu.
Langkah ini dilakukan agar kegiatan menyampaikan aspirasi di muka umum berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
"Kita hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang menyampaikan pendapat," kata Reynold di Jakarta, Rabu.
Unjuk rasa yang digelar Perhimpunan Ojek Online Indonesia dan sejumlah elemen massa itu berlangsung di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat dan Silang Selatan Monas, Gambir, Jakarta Pusat.
Reynold menegaskan seluruh petugas pengamanan tidak dibekali senjata api dan mengedepankan pendekatan humanis serta profesional.
"Personel di lapangan tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan profesional," ujarnya.
Selain itu, aparat meminta orator dan peserta aksi untuk tertib, tidak memprovokasi massa lain, tidak menutup jalan umum, dan tidak melakukan tindakan anarkis seperti membakar ban atau merusak fasilitas publik.
Massa juga diimbau untuk tidak melawan petugas dan bersama-sama menjaga ketertiban. Sementara itu, warga sekitar Monas diingatkan agar tidak terpancing provokasi.
Untuk pengguna jalan, kepolisian menyarankan mencari jalur alternatif agar terhindar dari kemacetan selama demo berlangsung.
"Pengaturan lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan eskalasi jumlah massa di lapangan. Kami mohon kerja sama semua pihak agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif," tambah Reynold.
Sumber: ANTARA