Tokyo (KABARIN) - Panda raksasa Xiao Xiao dan Lei Lei, yang saat ini tinggal di sebuah kebun binatang di Tokyo, dijadwalkan bertolak ke China pada 27 Januari.
Hal ini menandai pertama kalinya dalam sekitar setengah abad bahwa tidak ada panda sama sekali di Jepang, menurut laporan media lokal sebagaimana warta Xinhua.
Panda kembar tersebut akan diangkut dari Kebun Binatang Ueno menuju Bandar Udara Narita di dekat Tokyo untuk diterbangkan ke China, dan dijadwalkan tiba pada 28 Januari, seperti dilansir oleh Kyodo News.
Xiao Xiao dan Lei Lei lahir pada 2021 dari induk mereka bernama Shin Shin dan pasangannya Ri Ri, yang telah dipulangkan ke China pada September 2024. Kakak perempuan mereka, panda raksasa populer Xiang Xiang, telah lebih dahulu pulang ke China pada Februari 2023.
Berdasarkan perjanjian sebelumnya antara China dan Jepang, panda kembar di Kebun Binatang Ueno dijadwalkan akan dipulangkan paling lambat Februari 2026.
Media Jepang sebelumnya melaporkan bahwa Pemerintah Metropolitan Tokyo telah berkonsultasi dengan pihak China mengenai tanggal spesifik dan sepakat untuk memajukan jadwal kepulangan tersebut sekitar satu bulan
Pada Juni tahun lalu, empat ekor panda raksasa di sebuah kebun binatang di Prefektur Wakayama juga telah dipulangkan ke China. Setelah keberangkatan Xiao Xiao dan Lei Lei, tidak akan ada lagi panda raksasa di Jepang untuk pertama kalinya sejak sepasang panda tiba pada 1972 dalam rangka memperingati normalisasi hubungan diplomatik antara kedua negara. Selesai
Sumber: Xinhua