Perangkat Keras Pertama OpenAI Bakal Rilis Tahun Ini

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - OpenAI akan ngumumin device atau perangkat keras pertamanya dalam tahun 2026, tetapi masih merahasiakan jenis produk yang akan dirilis.

Menurut siaran TechCrunch pada Rabu (21/1), minat OpenAI pada pengembangan perangkat keras menjadi sorotan sejak perusahaan mengakuisisi perusahaan rintisan io milik mantan kepala desain Apple, Jony Ive, pada tahun 2025.

Kepala Urusan Global OpenAI Chris Lehane dalam sebuah panel yang dilaksanakan oleh Axios di Davos menyampaikan bahwa perusahaan rintisan kecerdasan buatan (AI) itu berada di jalur yang tepat untuk mengumumkan perangkat keras pertamanya pada paruh kedua tahun 2026.

CEO OpenAI Sam Altman sebelumnya menggambarkan perangkat yang sedang dikembangkan oleh perusahaan sebagai sesuatu yang lebih "tenang dan damai" dibandingkan dengan iPhone.

Laporan sebelumnya menyebutkan bahwa OpenAI ingin menghadirkan perangkat tanpa layar yang berukuran ringkas dan mudah dibawa.

Menurut sejumlah laporan media massa dan pembocor informasi teknologi, perangkat pertama OpenAI kemungkinan berupa sepasang earbud.

Perangkat dengan nama kode "Sweet Pea" ini dikabarkan memiliki desain yang berbeda dengan produk sejenis yang sudah ada di pasaran.

Produk earbud itu diwartakan dapat bekerja dengan prosesor 2 nanometer khusus dan menangani tugas AI langsung di perangkat, tanpa harus mengirimkan permintaan ke cloud.

Laporan media massa Taiwan menyebutkan bahwa OpenAI sempat menjajaki kerja sama manufaktur dengan perusahaan China, Luxshare, tetapi mungkin akhirnya akan lebih memilih bekerja sama dengan Foxconn dari Taiwan.

Menurut laporan itu, perusahaan pada tahun pertama penjualan menargetkan pengiriman sekitar 40 hingga 50 juta unit perangkat.

Saat ini, ChatGPT milik OpenAI sudah memiliki hampir satu miliar pengguna mingguan, tetapi perusahaan masih bergantung pada platform dan perangkat pihak ketiga dalam distribusi layanan.

Dengan menghadirkan perangkat sendiri, OpenAI berpeluang mengendalikan pengembangan dan distribusi asisten AI secara lebih langsung, sekaligus menghadirkan fitur-fitur yang dirancang khusus untuk perangkat tersebut.

Sumber: Tech Crunch

Bagikan

Mungkin Kamu Suka