Jalan Daan Mogot Jakbar Masih Terendam Banjir hingga Jumat Siang

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Banjir masih belum angkat kaki dari kawasan Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, hingga Jumat siang. Genangan air yang tersisa sejak hujan deras pada Kamis (22/1) membuat arus lalu lintas di jalur arteri ini makin padat dan semrawut.

Personel Unit Lalu Lintas Polsek Cengkareng, Aiptu Edi Priyanto, menyebut kondisi banjir kali ini bahkan lebih parah dari biasanya. Beberapa titik yang biasanya aman, kini ikut terendam.

“Depan Hotel Samala biasanya jarang banjir, sekarang 20 sentimeter (cm). Depan Vittoria Residence Daan Mogot 40 cm,” kata Edi di Jakarta, Jumat.

Tak cuma itu, banjir juga masih bertahan di area putar balik (U-turn) depan Samsat Jakarta Barat dengan ketinggian air sekitar 20–40 cm. Genangannya pun makin meluas.

“Airnya naik terus sehingga makin panjang genangannya. Biasanya 25 meter sekarang jadi 210 meter,” kata Edi.

Di kawasan Taman Kota, banjir tercatat setinggi 40 cm. Panjang genangan yang sebelumnya sekitar 400 meter kini melebar hingga 600 meter.

Sementara itu, kondisi lebih parah terjadi di wilayah Jembatan Gantung. Ketinggian air yang sebelumnya hanya sedengkul kini naik hingga sepinggang orang dewasa.

“Jembatan Gantung kemarin sedengkul, sekarang sepinggang, sekitar 90 cm lebih. Panjangnya biasanya 300 meter, tadi 500 meter,” ujar Edi.

Banjir juga masih menggenangi kawasan Jelambar dengan ketinggian sekitar 50 cm. Akibatnya, akses lalu lintas ke arah Grogol terputus total untuk kendaraan kecil.

“Enggak bisa lewat kalau arah Grogol, akses terputus, kecuali truk kontainer doang yang bisa lewat,” kata Edi.

Pantauan hingga Jumat siang menunjukkan banjir sulit surut karena kondisi kali dan sungai di sekitar lokasi masih meluap, meski cuaca mulai cerah.

Meski begitu, sejumlah pengendara motor tetap nekat menerobos banjir, terutama di sekitar depan Samsat Jakarta Barat. Sementara kemacetan panjang terpantau dari Jalan Layang Pesing hingga Rumah Pompa Satpas SIM.

Buat kamu yang melintas di kawasan ini, sebaiknya cari jalur alternatif dulu sampai kondisi benar-benar aman.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka