Jakarta (KABARIN) - Banjir masih menggenangi kawasan Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, hingga Jumat siang dan berdampak pada arus lalu lintas yang tersendat di sejumlah titik.
Sisa hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Kamis (22/1) membuat air belum juga surut di ruas jalan utama itu. Bahkan, beberapa titik disebut mengalami genangan yang lebih parah dibandingkan hari biasa.
"Depan Hotel Samala biasanya jarang banjir, sekarang 20 sentimeter (cm). Depan Vittoria Residence Daan Mogot 40 cm," ujar personel Unit Lalu Lintas Polsek Cengkareng, Aiptu Edi Priyanto, di Jakarta, Jumat.
Kondisi serupa juga terlihat di area putar balik atau U-turn depan Samsat Jakarta Barat. Di lokasi tersebut, ketinggian air masih berada di kisaran 20 hingga 40 cm.
Air yang terus bertambah membuat area genangan semakin meluas. "Biasanya 25 meter sekarang jadi 210 meter," kata Edi.
Di kawasan Taman Kota, banjir tercatat setinggi sekitar 40 cm. Panjang genangan yang sebelumnya sekitar 400 meter kini bertambah menjadi 600 meter.
"Jembatan Gantung kemarin sedengkul, sekarang sepinggang, sekitar 90 cm lebih. Panjangnya biasanya 300 meter, tadi 500 meter," ujar Edi.
Sementara itu, di wilayah Jelambar, genangan air masih mencapai sekitar 50 cm. "Enggak bisa lewat kalau arah Grogol, akses terputus, kecuali truk kontainer doang yang bisa lewat," kata Edi.
Pantauan pada Jumat siang menunjukkan air sungai yang masih meluap membuat proses surut berjalan lambat, meski kondisi cuaca mulai cerah.
Sejumlah pengendara motor tetap nekat melintasi banjir, terutama di sekitar depan Samsat Jakarta Barat.
Kemacetan pun tak terhindarkan dan terpantau memanjang mulai dari Jalan Layang Pesing hingga kawasan Rumah Pompa Satpas SIM.
Sumber: ANTARA