Gischa Tambah Emas Boccia Lewat Final Panas Antar Atlet Sesama Indonesia

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Atlet boccia Indonesia Gischa Zayana kembali menyumbang medali emas setelah keluar sebagai juara nomor tunggal putri BC2. Ia menaklukkan rekan senegara Intan Cahaya Putri dalam partai final yang berlangsung ketat di Chatchai Hall Thailand pada Jumat.

Pertandingan puncak berjalan sengit sejak awal hingga akhir. Gischa akhirnya memastikan kemenangan tipis dengan skor 4-3 dan membawa pulang emas tambahan untuk kontingen Merah Putih.

Sebelum bertemu di final kedua atlet sudah saling menguji di fase grup. Pada pertemuan tersebut Gischa juga unggul tipis 3-2 atas Intan dan melanjutkan tren positifnya sepanjang turnamen.

Di babak penyisihan grup Gischa tampil dominan dengan menyapu bersih semua laga. Ia bahkan mencatat kemenangan telak 10-0 saat menghadapi wakil Laos Louanglat Viengsing.

Sementara itu Intan sempat bangkit setelah kalah dari Gischa di grup. Ia menunjukkan performa solid dengan mengalahkan atlet tuan rumah Thailand Bandi Sunita 6-0.

Keduanya lalu melaju ke semifinal dengan hasil meyakinkan. Gischa menyingkirkan wakil Thailand Phromsiri Satanan dengan skor 3-1 sedangkan Intan melangkah ke final setelah menundukkan atlet Malaysia Avrinda Anis 6-3.

Saat duel penentuan Intan mencoba memberi perlawanan namun Gischa tampil lebih konsisten dan mampu mengendalikan permainan hingga memastikan kemenangan.

Medali emas ini menjadi emas kedua bagi tim boccia Indonesia di ajang APG 2025. Emas pertama sebelumnya diraih Handayani dari nomor tunggal putri BC1 usai mengalahkan wakil Malaysia Angeline Melissa Lawas lewat babak tie break.

Hingga Jumat siang tim boccia Indonesia telah mengoleksi dua emas satu perak dan tiga perunggu. Tambahan medali ini ikut menjaga posisi Indonesia di peringkat kedua klasemen sementara APG 2025 dengan total 153 medali.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka