Moskow (KABARIN) - Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha menyebut Hungaria sebagai penghalang utama bagi Ukraina untuk bergabung dengan Uni Eropa.
"Kita harus mendefinisikan segala sesuatu apa adanya. Hungaria adalah satu-satunya penghalang keanggotaan Ukraina di Uni Eropa. Terlebih lagi, saya percaya bahwa perdana menteri Hungaria merupakan ancaman bagi rakyatnya sendiri," kata Sybiha kepada European Pravda pada Selasa.
Sybiha menilai Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban menghambat warga Hungaria di Ukraina agar tidak ikut dalam "ruang bersama Eropa."
Menanggapi itu, Menteri Luar Negeri Hungaria Peter Szijjarto menyatakan pernyataan Sybiha soal Hungaria sebagai hambatan bagi keanggotaan Ukraina sepenuhnya benar.
"Fakta bahwa Andrii Sybiha bukanlah teman kami, bahwa dia membenci kami, bahwa dia menyerang kami, bukanlah hal baru, jadi mari kita kesampingkan itu," kata Szijjarto melalui media sosial.
"Namun, kami sepenuhnya setuju dengan satu kalimat yang diucapkan menteri tersebut dalam wawancara ini: bahwa 'Hungaria adalah satu-satunya penghalang bagi keanggotaan Ukraina di Uni Eropa.' Ini benar sekali," imbuhnya.
Szijjarto menambahkan selama Orban berkuasa, Ukraina dipastikan sulit bergabung dengan Uni Eropa karena konflik yang dibawa Ukraina bisa menyeret Hungaria ke dalamnya. Pemerintah Hungaria juga tidak akan mengirim dana ke Ukraina, para petani terdampak karena kualitas gandum Ukraina yang rendah, dan negara itu dianggap jadi "batu loncatan bagi mafia Ukraina," ujarnya.
Sumber: SPU