Pentingnya Kesadaran Menjaga Kesehatan Mental Pekerja

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Psikolog Ayu S. Sadewo S. Psi menekankan pentingnya kesadaran diri sebagai langkah awal menjaga kesehatan mental pekerja, yang bisa dimulai dari hal sederhana seperti memperhatikan tarikan dan hembusan napas di tengah kesibukan sehari-hari.

Hal itu disampaikan Ayu dalam Health Talk bertajuk Mind Matters: Menciptakan Ruang Aman untuk Sadar, Peduli, dan Saling Mendukung yang digelar Perum LKBN ANTARA di Jakarta, Rabu.

Menurut Ayu, banyak pekerja menjalani rutinitas secara otomatis tanpa menyadari kondisi fisik dan mentalnya. Ketidaksadaran ini membuat stres menumpuk tanpa terasa hingga akhirnya berdampak pada kelelahan berkepanjangan.

“Kesadaran itu dimulai dari sadar napas. Banyak orang tidak pernah benar-benar sadar kapan ia menarik dan membuang napas, padahal itu pintu masuk untuk mengenali kondisi diri,” kata Ayu.

Ia menambahkan stres tidak selalu buruk, karena dalam kadar tertentu justru membantu menjaga performa kerja tetap optimal. Masalah muncul ketika stres berlangsung lama dan tidak dikelola dengan baik.

Ayu menyebut burnout sebagai bentuk stres berkepanjangan yang terjadi berminggu-minggu hingga berbulan-bulan. Kondisi ini bisa ditandai dengan menurunnya semangat kerja, kesulitan fokus, lebih sering melakukan kesalahan kecil, hingga rasa enggan datang ke kantor.

“Stres satu atau dua hari itu wajar. Burnout terjadi ketika stres dibiarkan terlalu lama dan tubuh serta pikiran tidak diberi ruang untuk pulih,” ujarnya.

Ia juga menekankan dampak stres tidak hanya psikologis, tapi juga fisik. Ketegangan otot, sakit kepala, gangguan tidur, hingga daya tahan tubuh menurun kerap muncul sebagai respons tubuh terhadap tekanan mental.

Lewat kegiatan ini, Ayu mengajak pekerja lebih peka terhadap perubahan kecil dalam diri agar kesehatan mental tetap terjaga, stres tetap di level sehat, dan burnout bisa dicegah.

Ia menegaskan menjaga kesehatan mental harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan cuma saat masalah muncul, supaya keseimbangan kerja dan kesejahteraan diri tetap terjaga.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka