Washington (KABARIN) - Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menjelaskan bahwa hasil penjualan minyak Venezuela kini masuk ke rekening yang nantinya menjadi milik Departemen Keuangan AS di Amerika Serikat.
“Minyak yang dikenai sanksi adalah minyak yang pergerakannya memerlukan izin Amerika Serikat,” ujar Rubio dalam sidang Komite Hubungan Luar Negeri Senat yang membahas Venezuela.
Rubio menambahkan bahwa minyak ini dijual dengan harga pasar biasa, bukan lagi dengan harga diskon seperti sebelumnya, dan hasil penjualannya disetorkan ke rekening khusus yang akan diblokir oleh Departemen Keuangan AS.
“Minyak tersebut, termasuk hasil penjualannya yang dijual dengan harga pasar dan bukan dengan harga diskon seperti yang sebelumnya harus dilakukan Venezuela, disetorkan ke dalam sebuah rekening yang pada akhirnya akan menjadi rekening yang diblokir oleh Departemen Keuangan AS di Amerika Serikat,” kata Rubio menambahkan.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah Venezuela harus mengajukan permohonan resmi yang merinci penggunaan dana jika ingin mengaksesnya.
Rubio juga mengatakan bahwa sebagian dari hasil penjualan akan dialokasikan untuk audit supaya dana tersebut dipakai secara tepat.
Sumber: Sputnik_OANA