Banjir Kelapa Gading Bikin Normalisasi Kali Cakung Lama Terhenti Sementara

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Banjir yang merendam permukiman warga di Jalan Rawa Indah RT 06/ RW 03 Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut), membuat proyek normalisasi Kali Cakung Lama dihentikan sementara, Kamis.

Koordinator Lapangan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara Iwan Setiawan mengatakan pekerjaan normalisasi Kali Cakung Lama itu terhambat karena kedalaman air kali bertambah menjadi lima meter, sedangkan normalnya hanya tiga meter.

"Kita mau gerak, sudah enggak bisa, karena kondisi debit airnya lebih tinggi. Kalau kita gerak, kemungkinan turap bisa longsor. Alat ini untuk pengerukan lumpur, normalisasi Kali Cakung Lama," kata Iwan di Jakarta, Kamis.

Pekerjaan normalisasi itu, kata dia, sebenarnya akan dilanjutkan pada Kamis malam, namun terpaksa ditunda karena banjir.

"Kita mau pindah ke sebelah (RT 06), namun karena debit air masih tinggi, jadi kita tunda malam ini," ujar Iwan.

Sementara itu, Riska, seorang warga RT 01 RW 10 Sukapura mengaku merasakan dampak yang sama, yakni tempat tinggalnya kebanjiran hingga air masuk ke dalam rumah, dengan ketinggian mencapai 40 sentimeter.

Riska dan warga lainnya terpaksa mengungsi ke sebuah bengkel yang berada tidak jauh dari rumahnya.

"Curah hujan cukup tinggi, dan mungkin pintu airnya enggak dibuka. Di dalam rumah sampai selutut dalamnya," ungkap Riska.

Dia juga mengungkapkan jika banjir tersebut mengganggu aktivitasnya, bahkan anak-anaknya harus meliburkan diri karena tidak bisa berangkat ke sekolah.

"Dulu mah lima tahunan banjir, sekarang sebulan aja udah enam kali banjirnya. Ganggu banget, anak mau sekolah susah," jelas Riska.

Terpantau di lokasi, dua alat berat ekskavator terikat satu sama lain dan tidak beroperasi. Petugas Suku Dinas SDA Jakarta Utara dan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Pegangsaan Dua terlihat berjibaku mengeruk sampah-sampah di sekitar kali.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka