Indonesia Alami Inflasi 3,55 Persen di Januari 2026

waktu baca 1 menit

Jakarta (KABARIN) - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa perekonomian Indonesia mengalami inflasi tahunan sebesar 3,55 persen pada Januari 2026. Angka ini disampaikan langsung oleh Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Selain secara tahunan (year-on-year/yoy), BPS juga mencatat inflasi bulanan (month-to-month/mtm) pada Januari 2026 berada di angka 0,15 persen. Menariknya, angka ini sama dengan inflasi tahun kalender (year-to-date/ytd) Januari 2026 jika dibandingkan dengan posisi Desember 2025.

Artinya, sepanjang Januari 2026, kenaikan harga-harga barang dan jasa masih terjaga di level yang relatif moderat. Meski begitu, inflasi tahunan 3,55 persen menunjukkan adanya tekanan harga yang tetap perlu kamu pantau, terutama untuk kebutuhan sehari-hari seperti makanan, transportasi, dan kebutuhan rumah tangga.

Data inflasi dari BPS ini jadi salah satu indikator penting buat melihat kondisi ekonomi nasional di awal 2026. Buat kamu yang lagi ngatur keuangan atau lagi mikir investasi, pergerakan inflasi bisa jadi sinyal penting karena berpengaruh langsung ke daya beli dan biaya hidup.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka