Mengenal Nitrous Oxide, Gas Tertawa yang Harus Diwaspadai

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Saat ini, berbagai jenis gas dan senyawa kimia banyak dipakai untuk mendukung aktivitas manusia, mulai dari kesehatan, kuliner, industri, sampai kebutuhan sehari-hari.

Sayangnya, masih banyak orang yang belum paham benar soal fungsi, manfaat, dan potensi risiko zat-zat ini. Akibatnya, kesalahpahaman sering terjadi dan beberapa kasus bahkan berujung pada penyalahgunaan.

Salah satu gas yang akhir-akhir ini sering jadi perbincangan adalah nitrous oxide, atau gas tertawa, yang akan kita bahas lebih detail berikut ini.

Apa itu nitrous oxide?

Nitrous oxide atau N2O biasanya dipakai dokter sebagai anestesi ringan untuk bikin pasien rileks dan meredakan rasa sakit saat prosedur medis. Gas ini juga kadang dipakai untuk pasien yang sedang putus alkohol. Di dunia kuliner, N2O digunakan sebagai pendorong krim kocok.

Penyalahgunaan nitrous oxide

Di luar fungsi medis dan kuliner, N2O kerap disalahgunakan untuk hiburan. Efeknya bisa bikin euforia, tubuh terasa ringan, dan relaksasi sementara, makanya disebut gas tertawa. Biasanya gas ini dihirup lewat balon atau langsung dari tabung dan efeknya cepat tapi cuma sebentar.

Laporan menunjukkan penyalahgunaan gas ini makin meningkat. Yale School of Medicine mencatat pada 2020, N2O jadi obat rekreasi kedua paling populer di Inggris untuk usia 16–24 tahun. Sementara CDC Amerika Serikat melaporkan penggunaannya meningkat 4–5 kali lipat pada 2023 dibanding 2019.

Dampak nitrous oxide terhadap kesehatan

Jika dihirup berlebihan, gas ini bisa mengganggu metabolisme vitamin B12 yang penting untuk melindungi saraf di otak dan sumsum tulang belakang. Kekurangan vitamin B12 bisa merusak saraf dan berisiko menyebabkan kelumpuhan permanen.

Penggunaan jangka panjang juga bisa menimbulkan masalah saraf, darah, hingga kejiwaan seperti psikosis. Bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu, risiko overdosis meningkat, dengan gejala tekanan darah turun, pingsan, bahkan serangan jantung. Menghirup N2O tanpa oksigen cukup juga bisa menimbulkan hipoksia atau kekurangan oksigen yang fatal.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka