Moskow (KABARIN) - Empat orang yang ditangkap pekan lalu di Prancis barat daya kini resmi didakwa atas tuduhan spionase untuk China terkait dugaan penyadapan data militer, menurut laporan Franceinfo yang mengutip jaksa Prancis pada Kamis (5/2).
Le Figaro melaporkan pada Rabu bahwa keempat orang tersebut ditahan di Departemen Gironde dengan dugaan melakukan kegiatan mata-mata. Dua dari mereka adalah warga negara China.
Dari keempat orang itu, dua ditahan dalam penahanan pra-persidangan dan dua lainnya berada di bawah pengawasan yudisial.
Dua warga China diketahui datang ke Prancis sebagai insinyur yang bekerja di perusahaan yang meneliti sistem komunikasi nirkabel. Saat apartemen sewaan mereka digeledah, penyidik menemukan sistem komputer yang terhubung dengan antena satelit. Jaksa menyebut peralatan itu memungkinkan penyadapan data sensitif yang dipertukarkan oleh beberapa unit militer penting.
Sumber: Sputnik_OANA