Main di Kandang, Rifqi Fitriadi Antar Indonesia Unggul 1-0 di Playoff Piala Davis

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Sorak sorai penonton di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta, menjadi saksi momen penting bagi tenis Indonesia. Muhammad Rifqi Fitriadi membuka langkah Merah Putih dengan kemenangan meyakinkan, membawa Indonesia unggul 1-0 atas Togo dalam laga pembuka babak Playoff Piala Davis Dunia II, Sabtu.

Rifqi tampil dominan saat menghadapi petenis muda Togo, Noah Koffi, dan mengakhiri pertandingan tunggal pertama itu dengan skor telak 6-1, 6-1 dalam waktu satu jam 13 menit. Kemenangan ini bukan sekadar poin pembuka, tetapi juga suntikan semangat bagi tim Indonesia yang kembali tampil di kandang sendiri setelah beberapa tahun.

“Rasanya campur aduk, ada pressure, ada senang. Tapi yang paling kerasa itu senangnya, karena bisa main di kandang sendiri,” ujar Rifqi usai pertandingan.

Bagi Rifqi, laga ini menjadi puncak dari proses panjang persiapan. Ia mengaku menjalani latihan intensif, termasuk mengikuti turnamen di India selama dua pekan sebagai ajang menambah jam terbang dan pengalaman menghadapi lawan-lawan internasional.

“Walaupun hasil di sana kurang memuaskan, tapi saya bisa sparring sama pemain luar negeri, latihan bareng, dan itu bikin persiapan ke Davis Cup jadi lebih matang,” katanya.

Di atas lapangan, Rifqi menunjukkan ketenangan dan kedewasaan permainan. Penempatan bola yang akurat memaksa Koffi berlari ke berbagai sudut lapangan. Peraih medali perunggu SEA Games 2025 Thailand itu melesat hingga unggul 5-0 pada set pertama, sebelum lawan mencuri satu gim.

Meski sempat dipaksa bermain reli panjang, Rifqi mampu memanfaatkan kesalahan ganda Koffi untuk mengunci set pertama. Pola serupa terjadi di set kedua. Konsistensi Rifqi dan dukungan publik tuan rumah membuatnya tetap menjaga momentum hingga menutup pertandingan dengan skor identik 6-1.

Kemenangan ini terasa istimewa karena Indonesia terakhir kali tampil sebagai tuan rumah Piala Davis pada 2022. Atmosfer kandang, menurut Rifqi, memberi energi tersendiri bagi para pemain untuk tampil lebih berani dan percaya diri.

“Empat tahun terakhir kami jarang main di sini. Jadi begitu dapat kesempatan lagi, kami semua excited dan ingin kasih yang terbaik buat Indonesia,” ujarnya.

Selain menjadi pembuka kemenangan tim, penampilan Rifqi juga memberi inspirasi bagi generasi muda Indonesia bahwa konsistensi, proses, dan keberanian tampil di level internasional dapat membawa hasil nyata.

Pada pertandingan hari pertama, Indonesia juga memainkan tunggal kedua yang mempertemukan Justin Barki melawan Kwami Stanislas Dussey. Sementara pada hari kedua, laga ganda akan digelar dengan pasangan Christopher Rungkat/Justin Barki mewakili Indonesia menghadapi Kwami Stanislas Dussey/Kadanga Kili dari Togo.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka