Menlu Iran Tegaskan Upaya Pastikan Nuklir Digunakan Secara Damai

waktu baca 2 menit

Moskow (KABARIN) - Iran sedang mengajukan usulan perjanjian yang menjamin hak negara itu untuk menggunakan nuklir secara damai tanpa senjata nuklir, kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam wawancara dengan stasiun televisi RT yang diterbitkan Rabu.

"Saya telah menginstruksikan tim saya untuk mengerjakan rencana atau proposal yang dapat dilaksanakan, yang dapat menjamin tidak akan ada senjata nuklir, sekaligus menjamin hak Iran untuk menggunakan teknologi nuklir secara damai untuk pembangkit listrik, produksi obat-obatan, dan pertanian," kata Araghchi.

Menteri Iran itu juga bilang kalau negaranya masih belum sepenuhnya percaya kepada Amerika Serikat setelah serangan yang terjadi selama negosiasi pada 2025 dan ingin memastikan insiden serupa tidak terulang.

Saat ditanya soal kemungkinan Iran menurunkan atau membatasi program rudal balistiknya, Araghchi menegaskan bahwa otoritas Iran "hanya bernegosiasi tentang program nuklir kami dengan AS." Isu rudal balistik sama sekali tidak dibahas, tambahnya.

Araghchi menekankan bahwa Iran tidak punya masalah dengan rakyat AS, tapi ada persoalan dengan kebijakan pemerintah AS yang dianggapnya "bermusuhan" terhadap Republik Islam.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pekan lalu bilang kalau keberhasilan negosiasi dengan Iran bakal tergantung pada keputusan terkait jangkauan rudal balistik, program nuklir, dan isu lainnya.

Pada 6 Februari, delegasi AS dan Iran menggelar pembicaraan soal program nuklir Iran di Muscat, Oman.

Presiden AS Donald Trump menyatakan pembicaraan berjalan lancar dan akan terus berlangsung sepanjang minggu ini.

Di sisi lain, Araghchi juga menegaskan pada Minggu bahwa Teheran tetap mempertahankan haknya untuk memperkaya uranium, bahkan jika hal itu bisa memicu konflik.

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka