Prediksi atau pembacaan shio tentang hal yang akan terjadi di tahun Kuda Api, merupakan alat bantu untuk memandu masyarakat dalam menjalani kehidupan di tahun ini dan bukan satu-satunya penentu.
Jakarta (KABARIN) - Warga Tionghoa bersiap menyambut Tahun Baru Imlek pada 17 Februari, ketika shio akan berubah dari Tahun Ular menjadi Tahun Kuda Api.
Tahun baru Imlek atau juga bisa disebut sincia kali ini dilambangkan dengan Kuda Api. Elemen api kecil seperti cahaya lilin (Yin) dari kuda di Cabang Bumi, datang bersamaan dengan elemen api besar seperti matahari (Yang) di Batang Langit, menjadikan energi api akan menjadi sangat kuat.
Pakar Feng Shui, Yulius Fang, kepada ANTARA mengatakan Api Besar sifatnya menghangatkan dan bersahabat, emosi lebih terkontrol, egosentris (self centre), dan menyukai rutinitas, sedangkan Api Kecil sifatnya tidak stabil seperti meledak-ledak dan sensitif, cenderung mengikuti suasana hati, tapi tanpa pamrih dan murah hati.
Yulius mengartikan kombinasi elemen ini akan memunculkan ketidakstabilan emosi di tahun ini membuat tren masyarakat cenderung bersemangat, optimis, penuh keberanian. "Akan banyak euphoria, kegembiraan, sesuatu yang cerah, terang, megah tapi diiringi emosi tidak stabil, temperamental, dan rasa tidak sabaran."
Yulius juga mengatakan tahun ini akan banyak orang-orang dengan pikiran terbuka dan positif, lebih ramah dan santun.
Energi api yang didatangkan dari shio kuda di tahun ini juga memunculkan adanya sisi negatif seperti terlalu percaya diri, akan banyak orang yang suka pamer (flexing), egois, dan spekulatif.
Ia mengatakan kedua energi api yang kuat ini akan memunculkan sesuatu yang mempertontonkan atau mempertunjukkan, sehingga akan muncul orang dengan sifat saling menuntut, demonstrasi untuk penyampaian pendapat, konflik, hingga perang.
“Jadi kuda api ini akan menghasilkan vibrasi yang sangat kuat dengan adanya orang yang passionate, energik, tapi pada saat bersamaan juga mereka dipenuhi dengan ketidaksabaran dan ingin hasil cepat,” katanya.
Tahun Kuda Api juga membuat orang fomo atau takut tertinggal tren. "Suatu isu itu akan mudah muncul dan hilang, namun secara umum tahun ini dimaknai sebagai momen yang penuh transformasi yang energik."
Perspektif bisnis dan kesehatan
Seperti musim yang berganti, maka peruntungan dan energi dari setiap tahunnya juga akan berganti. Hal itu memengaruhi kehidupan dan peruntungan atau hoki manusia sesuai shio tahun lahirnya.
Shio adalah lambang binatang yang digunakan untuk penyebutan waktu (tahun, bulan, hari dan jam). Hal ini terjadi karena pada zaman dahulu banyak rakyat jelata yang tidak duduk di bangku sekolah dan buta huruf, sehingga lambang binatang digunakan agar lebih mudah diingat dan dihapal sebagai penentuan waktu.
Peruntungan pada tahun Kuda Api 2026 bisa sangat fluktuatif sehingga bisa saja tahun kemarin peruntungan shio seseorang sangat baik tapi di tahun ini cenderung netral atau kurang baik.
Dalam konteks bisnis,Yulius menjelaskan tahun Kuda Api adalah saatnya orang-orang memanfaatkan momen ini untuk membuka bisnis baru, tapi harus tetap mewaspadai adanya ancaman penipuan karena ada sifat api yang tidak sabar ingin cepat mendapatkan uang.
Adapun shio yang dianggap mendapatkan hoki dan keuangan lebih baik di tahun 2026 ini antara lain Kelinci, Kuda, Kambing, Kerbau dan Anjing.
Yulius menyarankan bila berpotensi keuntungannya bagus, berarti usaha tersebut boleh dimaksimalkan, sambil meningkatkan kemampuan manajemen keuangan pribadi.
Ia juga mengingatkan terkadang pendapatan yang bagus cenderung akan menimbulkan sifat boros.
Sementara itu dari sisi kesehatan, di tahun Kuda Api, elemen Api bisa menjadikan dampak terhadap kesehatan yang cukup ekstrim. Kondisi ini membuat tubuh mudah mengalami inflamasi.
Dampak dari pikiran yang tidak jernih juga dapat memicu masalah kesehatan sehingga ia menyarankan untuk menjaga gaya hidup yang sehat demi pikiran yang jernih, emosi stabil dan berujung pada pengambilan keputusan hidup yang optimal serta keharmonisan hubungan yang terjaga dengan baik.
Yulius mengatakan pada tahun Kuda api, Shio Ular, Naga, Kuda, Tikus, Ayam dan Macan sebaiknya lebih menjaga kesehatan dengan melakukan medical check up, serta untuk berjaga-jaga dan berhati-hati dalam beraktivitas atau berkendara.
Sikapi dengan bijak
Dalam menyikapi peruntungan shio yang kerap diberikan oleh para ahli atau pakar shio maupun fengshui, Yulius mengatakan bahwa kita harus bijaksana melihatnya.
Ia mengatakan pembacaan peruntungan shio terkadang bisa ada penekanan yang berbeda dari setiap ahli. Namun, secara keseluruhan shio yang biasanya muncul akan sama. "Tinggal bagaimana seseorang tersebut melihatnya dengan perspektif positif atau justru terlampau hanyut jika shio yang dibacakan tidak sesuai perkiraan atau keinginan."
Yulius mengatakan peruntungan shio yang kerap dibacakan setiap Imlek sebenarnya hanya sebagai gambaran umum apa yang akan terjadi di tahun ini bagi si pemilik shio. Namun untuk penafsiran yang lebih spesifik, perlu data yang lebih lengkap dan detil, tidak hanya tahun kelahiran tapi juga tanggal hingga jam kelahiran.
“Kami menyarankan untuk riset sendiri mana yang lebih akurat. Amati, review, mana yg lebih akurat. Memang Shio dari tahun lahir bersifat umum, lebih akurat bila lengkap analisis data tempat, tanggal, jam lahir,” katanya.
Prediksi atau pembacaan shio tentang hal yang akan terjadi di tahun Kuda Api, merupakan alat bantu untuk memandu masyarakat dalam menjalani kehidupan di tahun ini, dan bukan satu-satunya penentu.
Apapun hasil yang dicapai sesungguhnya kembali lagi pada usaha yang dilakukan masing-masing individu; Prediksi yang dibacakan para ahli bisa digunakan untuk membantu usaha manusia, memaksimalkan peluang, serta antisipasi tantangan.
“Karena hasil baik buruk tetap ada di tangan kita sendiri, outcome baik atau buruk tergantung daripada masing-masing personal yang melakukan asesmen terhadap hidup mereka,” tutup Yulius.
Sumber: ANTARA