Penajam Paser Utara (KABARIN) - Menteri Agama Nasaruddin Umar dijadwalkan mengisi tausiah tarawih pada Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN), Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Agenda ini menjadi bagian dari upaya penguatan syiar Islam sekaligus mempererat kebersamaan umat di kawasan IKN.
“Menteri Agama berencana mengisi tausiah tarawih hari kedua Ramadhan 2026 di Masjid Negara IKN bagian dari penguatan syiar dan kebersamaan umat,” ujar Wakil Menteri Agama (Wamenag) R Muhammad Syafi’i saat meninjau kesiapan Masjid Negara IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, Jumat.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan Masjid Negara IKN telah rampung secara fungsional dan siap digunakan menyambut Ramadhan tahun ini. Selain itu, Wamenag juga mengecek kesiapan sarana ibadah serta infrastruktur pendukung lainnya.
Langkah ini sejalan dengan target aktivasi IKN sebagai pusat kerja pemerintahan yang dilakukan secara bertahap sepanjang 2026. Pemerintah ingin memastikan fasilitas keagamaan di IKN bisa berjalan seiring dengan mulai berfungsinya pusat pemerintahan baru tersebut.
Tak hanya untuk umat Islam, fasilitas rumah ibadah bagi umat Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu juga direncanakan akan dibangun pada tahap pengembangan berikutnya. Kehadiran berbagai rumah ibadah ini diharapkan bisa memperkuat semangat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di IKN.
Sekretaris Otorita IKN Bimo Adi Nursanthyasto memastikan Masjid Negara IKN siap dimanfaatkan selama Ramadhan 2026. Menurut dia, secara fungsional masjid sudah bisa digunakan, sementara Otorita IKN masih melengkapi berbagai fasilitas di dalam masjid agar ibadah Ramadhan bisa berjalan nyaman dan khusyuk.
Selain ibadah rutin, Otorita IKN juga menyiapkan berbagai kegiatan pendukung di sekitar kawasan Masjid Negara IKN. Beberapa di antaranya adalah bazar Ramadhan, pengajian, hingga safari Ramadhan yang ditujukan untuk menghadirkan suasana hangat dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Wamenag Muhammad Syafi’i turut meninjau perkembangan pembangunan Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius di kawasan IKN. Gereja tersebut diproyeksikan menjadi Basilika dan saat ini telah memasuki tahap akhir pembangunan. Proses selanjutnya akan difokuskan pada pengisian interior serta kelengkapan perlengkapan ibadah.
Sumber: ANTARA