Jakarta (KABARIN) - Satria Muda Pertamina berhasil kalahkan Kesatria Bengawan Solo (KBS) dengan skor 96-64 pada laga lanjutan musim reguler IBL 2026 di Bandung Arena, Sabtu, sekaligus mengamankan kemenangan kedelapan musim ini dengan rekor 8-1.
“Saya pikir, kemenangan ini karena kerja keras kami. Kerja keras dalam latihan setiap hari. Ini memang hari saya, dan rekan-rekan mendukung saya untuk bisa memaksimalkan setiap peluang,” kata Jordan Ivy-Curry seusai pertandingan.
Kemenangan tersebut menutup rangkaian lima laga kandang beruntun Satria Muda dengan catatan empat kemenangan dan satu kekalahan di Bandung Arena. Hasil ini juga menjadi kemenangan ketiga secara beruntun bagi tim tersebut di IBL 2026.
Pertahanan solid menjadi kunci utama Satria Muda dalam pertandingan ini, terutama saat meredam kontribusi Kentrell Barkley. Pemain asing Kesatria itu mencetak 18 poin pada babak pertama, namun hanya menambah dua poin di paruh kedua dan menutup laga dengan 20 poin serta 17 rebound untuk mencatat double-double.
Konsistensi pertahanan Satria Muda membuat jarak skor perlahan melebar. Mereka sudah unggul 17 poin saat memasuki kuarter keempat sebelum akhirnya mempercepat tempo permainan dan memastikan kemenangan telak atas Kesatria yang kini menelan kekalahan ketujuh dari 10 laga (3-7).
Jordan Ivy-Curry tampil sebagai pencetak angka terbanyak dengan 28 poin, lima rebound, dan tiga steal dari bangku cadangan. Jalen Jones menyumbang 15 poin, enam rebound, dan empat assist, sedangkan Chad Brown mencatatkan double-double dengan 14 poin dan 12 rebound.
Dari barisan pemain lokal, Yudha Saputera memimpin kontribusi dengan 13 poin dan lima assist. Sebanyak 11 dari 12 pemain Satria Muda turut menyumbangkan angka, dengan total poin dari bangku cadangan mencapai 45 poin.
Di kubu Kesatria Bengawan Solo, Deon Thompson mencatatkan 10 poin dan 10 rebound, sementara Rashad Vaughn menambahkan 12 poin. Kesatria selanjutnya tanpa pertandingan hingga akhir Februari, dan akan kembali melanjutkan kompetisi pada Maret.
Sumber: ANTARA