Bandarlampung (KABARIN) - Anggota Komisi IX DPR RI Rahmawati Herdian menekankan pentingnya pengawasan yang kuat dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, program MBG tidak cukup hanya dijalankan, tetapi juga harus diawasi dengan serius supaya distribusi dan pelaksanaannya tidak melenceng dari tujuan awal.
"Tentunya, pengawasan ketat terhadap MBG dari pihak-pihak terkait sangat penting supaya pelaksanaan di lapangan tepat sasaran," katanya di Bandarlampung, Minggu.
Ia menilai MBG sebagai langkah penting pemerintah dalam menjawab persoalan gizi buruk yang masih terjadi di berbagai daerah. Jika dijalankan dengan baik, program ini dinilai bisa mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.
“MBG ini salah satu program strategis untuk menjawab tantangan gizi buruk di Indonesia. Dengan pelaksanaan yang tepat, program ini dapat mengakselerasi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM)," kata dia.
Rahmawati juga melihat MBG tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga memberi efek ekonomi di daerah. Keterlibatan pelaku usaha lokal, pemasok bahan pangan, hingga tenaga kerja setempat bisa ikut menggerakkan roda ekonomi wilayah.
"Pelibatan pelaku usaha daerah, penyedia bahan pangan, hingga tenaga kerja setempat dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pelaksanaan program," katanya.
Meski begitu, ia mengingatkan bahwa keberhasilan MBG tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah pusat. Peran pemerintah daerah, yayasan, serta mitra penyedia juga sangat menentukan.
"Kami berharap tidak ada lagi insiden seperti kasus keracunan makanan yang dapat merugikan para penerima manfaat program ke depannya," kata dia.
Ia menilai kejadian keracunan harus dijadikan bahan evaluasi bersama agar sistem distribusi dan pengelolaan makanan bisa diperbaiki ke depan.
“Melalui evaluasi dari kejadian yang ada, kita harus menemukan solusi terbaik untuk mengatasi berbagai tantangan, baik dari sisi logistik, pendanaan, maupun sumber daya manusia,” katanya.
Rahmawati menegaskan bahwa standar keamanan pangan dan pengawasan distribusi harus diperkuat agar tujuan utama MBG, yaitu meningkatkan kualitas gizi masyarakat, benar-benar tercapai. Ia pun mengajak semua pihak untuk ikut menjaga kualitas program ini demi masa depan generasi Indonesia yang lebih sehat dan berdaya saing.
Sumber: ANTARA