Penyintas Banjir Pidie Jaya Merasa Betah Tinggal di Huntara

waktu baca 2 menit

Sudah dua hari ini dapur umumnya belum aktif. Makanan baik nasi harus kami beli sendiri. Kami mohon kepada pemerintah aktifkan dapur umum

Jakarta (KABARIN) - Para penyintas banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, mulai merasa lebih tenang setelah menempati ratusan hunian sementara atau huntara yang baru dibangun. Total ada 212 unit huntara yang sudah diserahkan, dengan 50 unit dibangun oleh Danantara dan sisanya oleh BNPB. Serah terima kunci dilakukan pada Sabtu 14 Februari lalu.

Salah satu penghuni, Ainun Mardiyah, mengaku sangat bersyukur karena akhirnya memiliki tempat tinggal yang jauh lebih layak dibanding saat berada di posko pengungsian.

“Kami sudah senang banget, karena kami tidak punya apa-apa dan dikasih (hunian) ini,” ungkap Ainun kepada ANTARA, Senin.

Hal serupa juga dirasakan Irna Sari yang sebelumnya tinggal di posko pengungsian selama sekitar tiga bulan. Menurutnya, huntara memberi rasa aman dan kenyamanan lebih untuk keluarganya.

“Kalau bagi saya tempat ini sangat nyaman. Sudah mendingan dibanding di tempat pengungsian,” ujar Irna.

Huntara tersebut dilengkapi fasilitas dasar seperti dua tempat tidur, lemari, dan kipas angin. Selain itu tersedia juga fasilitas umum berupa toilet, area bermain anak, serta dapur umum.

Meski begitu, Irna berharap dapur umum bisa segera difungsikan. Pasalnya, sejak diresmikan, dapur tersebut belum beroperasi sehingga para penghuni harus membeli makanan sendiri.

“Sudah dua hari ini dapur umumnya belum aktif. Makanan baik nasi harus kami beli sendiri. Kami mohon kepada pemerintah aktifkan dapur umum,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menyampaikan bahwa sebanyak 773 kepala keluarga telah menempati huntara pada tahap awal pemindahan dari posko pengungsian.

Ke depan, pemindahan penyintas akan terus dipercepat melalui kerja sama pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan para pemangku kepentingan. Dalam waktu dekat, sebanyak 96 unit huntara tambahan ditargetkan siap dihuni menjelang bulan Ramadan.

Huntara yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum ini kini sudah mencapai progres pembangunan sekitar 95 persen dan sedang memasuki tahap akhir untuk pengisian furnitur.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka