Margot Robbie Ungkap Pilihan Menu Favorit untuk "Santapan Terakhir"

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Margot Robbie membagikan cerita soal pilihan hidangan “makan terakhir” versinya saat tampil di sebuah siniar, dan jawabannya langsung mencuri perhatian karena terasa simpel dan dekat dengan kebiasaan makan banyak orang.

Cerita itu muncul dalam siniar Table Manners bersama pembawa acara Jessie Ware dan Lennie Ware. Dalam obrolan tersebut, Robbie membahas makanan favorit, kebiasaan makan di keluarganya, sampai menu yang akan ia pilih jika harus menikmati santapan terakhir.

Wawancara itu berlangsung di tengah promosi film terbarunya, Wuthering Heights.

Robbie mengaku pilihannya bisa berubah-ubah. Tapi jika harus menentukan sekarang, ia langsung terpikir untuk memulai dengan papan keju lengkap.

“Saya biasanya menyebutnya menu hukuman mati, tapi makan terakhir terdengar lebih baik. Kalau hari ini, saya mulai dengan papan keju lengkap,” kata Margot Robbie sebagaimana dilansir dari laman EatingWell, Selasa (17/2).

Ia membayangkan papan keju bergaya Eropa yang isinya brie triple cream, keju biru, cheddar, gruyere, selai quince, dan biskuit asin, ditemani segelas anggur putih Burgundy.

Untuk menu utama, Robbie menyebut dua pilihan yang sama-sama menggoda. Pertama spageti bolognese buatan suaminya, atau alternatif lain berupa makan malam Natal khas Australia yang serba lengkap.

“Untuk hidangan utama, saya tergoda memilih spageti bolognese buatan suami saya, atau sekalian makan malam Natal lengkap. Versi Australia itu fokusnya ham, disajikan dengan jeli cranberry,” ujarnya.

Ia juga bercerita soal sang suami, produser film Tom Ackerly, yang dikenal hobi memasak, terutama menu pasta dan berbagai hidangan panggang.

Selain itu, Robbie mengenang makanan rumahan favorit keluarganya, seperti nachos versi sederhana yang dibuat dari keripik jagung, kacang panggang, dan keju yang dilelehkan di oven.

Dalam film Wuthering Heights, Robbie memerankan Catherine Earnshaw dan beradu akting dengan Jacob Elordi.

Cerita soal menu “makan terakhir” ini ramai dibicarakan warganet karena dianggap tidak berlebihan, simpel, dan terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari banyak orang.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka