Menbud Buka Kolaborasi untuk Majukan Musik Dangdut Sebagai Warisan UNESCO

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa pemerintah membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan komunitas musik dangdut dalam proses pemajuan kebudayaan termasuk soal pengajuan musik dangdut sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia atau Intangible Cultural Heritage of Humanity UNESCO.

Menbud menambahkan bahwa dangdut telah terdaftar sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia sehingga telah memenuhi salah satu syarat penting pengajuan ke UNESCO.

“Tentu hal ini harus dilakukan bersama komunitasnya, dalam hal ini PAMDI dan organisasi-organisasi lain dan para musisi yang sudah mumpuni di bidang ini,” jelas Menbud dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa.

Dalam pertemuan dengan Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI), Menbud menjelaskan bahwa pengajuan tersebut memerlukan persiapan yang matang, termasuk penyusunan naskah akademik dan dossier yang harus disusun bersama komunitas musik dangdut serta proses persiapan harus segera dimulai.

Ketua Umum PAMDI, Rhoma Irama, menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana pengajuan dangdut ke UNESCO sekaligus menegaskan posisi dangdut sebagai musik asli Indonesia.

“Sampai sekarang masih ada yang mengatakan dangdut berasal dari India dan bukan budaya kita. Saya sebagai pelaku sejarah revolusi musik dangdut dapat bersaksi bahwa dangdut berasal dari perkembangan orkes Melayu,” ujar Rhoma Irama.

Menurutnya, dangdut merupakan hasil perkembangan musik Melayu yang mengalami berbagai pengaruh budaya hingga akhirnya membentuk karakter khas Indonesia.

Rhoma Irama juga menyatakan kesiapannya untuk membantu penyusunan dokumen pengajuan UNESCO.

Komunitas musik dangdut akan segera mempersiapkan penyusunan naskah akademik dan dossier pengusulan dangdut, serta langkah-langkah diplomasi sebagai pendukung melalui kolaborasi antara pemerintah dan komunitas musik dangdut, Kementerian Kebudayaan berharap musik dangdut dapat semakin diakui sebagai identitas budaya Indonesia di tingkat dunia.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka