PBB Tunggu Putaran Baru Perundingan Nuklir AS-Iran di Jenewa

waktu baca 1 menit

PBB/New York (KABARIN) - Juru bicara PBB Stephane Dujarric menyampaikan Rabu (25/2) bahwa PBB menantikan putaran perundingan baru antara Amerika Serikat dan Iran soal program nuklir Teheran yang dijadwalkan berlangsung di Jenewa pada 26 Februari.

"Terkait Iran, kami ingin melihat deeskalasi. Dan kami, saya pikir seperti semua orang, menantikan perundingan yang dijadwalkan akan diadakan di Jenewa besok," kata Dujarric kepada wartawan.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan dalam pidato kenegaraannya di hadapan Kongres pada Selasa (24/2) bahwa dia lebih mengutamakan diplomasi dengan Iran, meski belum mendengar "pernyataan spesifik" dari Teheran bahwa mereka tidak akan pernah mengembangkan senjata nuklir.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan beberapa jam sebelum pidato Trump bahwa Iran "dalam keadaan apa pun tidak akan pernah mengembangkan senjata nuklir" dan tetap berhak memanfaatkan teknologi nuklir untuk kepentingan damai rakyatnya.

Minggu lalu, Menteri Luar Negeri Oman Badr Albusaidi, yang bertindak sebagai mediator, mengumumkan bahwa Jenewa akan menjadi tempat putaran perundingan berikutnya pada 26 Februari. Delegasi AS akan dipimpin oleh utusan presiden Steve Witkoff dan Jared Kushner, sementara Iran diwakili oleh Araghchi.

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka