Tips Menjaga Kesehatan Ginjal Selama Berpuasa

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Dokter spesialis penyakit dalam konsultan ginjal-hipertensi lulusan Universitas Hassanudin dr. Dina Nilasari, Ph.D, Sp.PD, KGH membagikan beberapa tips untuk menjaga kesehatan ginjal selama menunaikan ibadah puasa.

“Menjaga kesehatan ginjal selama bulan puasa itu dengan minum yang cukup. Tentunya pada saat sahur dan berbuka tidak boleh kita melewatkannya ya,” kata Dina saat ditemui di Jakarta, Kamis.

Dina mengatakan rutin meminum air sebanyak 2 liter per hari atau setara dengan 8 gelas merupakan hal yang wajib dilakukan guna menghindari risiko terjadinya dehidrasi selama berpuasa.

Pemenuhan cairan dalam tubuh juga dapat dilakukan melalui konsumsi buah-buahan utuh seperti pisang maupun jus buah yang berserat ketika berbuka puasa. Dia membeberkan meminum jus buah dengan serat akan membantu asupan gula yang masuk ke dalam tubuh secara perlahan.

“Jus usahakan jangan yang hanya air saja tapi dengan ampasnya. Karena yang hanya air saja itu juga gula, sama saja dengan kita meminum gula,” katanya.

Dina menganjurkan supaya masyarakat membuat jus buah secara mandiri agar asupan gizi dapat terjamin dan jauh lebih bersih serta higienis. Jus yang dibuat diharapkan tidak menambahkan gula.

“Tapi memakai jenis seperti Stevia boleh karena itu natural, yang tidak oke adalah yang gula buatan seperti sakarin. Itu dianggap penelitian bisa menyebabkan kanker, jadi mungkin kita harus hindari itu,” tambahnya.

Masyarakat juga diharapkan untuk tidak termakan dengan segala macam bentuk promosi dari jus kemasan yang menyatakan tidak mengandung gula tambahan, karena menurutnya tidak termasuk dalam minuman sehat.

Kemudian pada saat sahur, ia merekomendasikan supaya tidak mengonsumsi minuman dalam bentuk kopi atau teh karena mengandung kafein.

Kafein yang masuk ke dalam tubuh akan mendorong orang yang mengonsumsinya mengalami diuresis atau proses peningkatan produksi dan pengeluaran urine oleh ginjal, yang menyebabkan frekuensi buang air kecil lebih sering dan volume urine lebih banyak dari batas normal. Dikhawatirkan kondisi tersebut akan meningkatkan risiko dehidrasi.

Selain memenuhi kebutuhan cairan tubuh, Dina menyampaikan masyarakat harus mengonsumsi makanan yang sehat termasuk sayur dan buah-buahan yang kaya akan mineral dan serat.

Makan makanan manis seperti kue, makanan bertepung dan goreng-gorengan tidak dianjurkan.

“Tapi kalau misalnya kurma itu dimakan sampai tiga butir itu masih tidak ada masalah,” ucap dia.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka