Istanbul (KABARIN) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa dirinya akan memilih bersikap lebih diam jika Iran memutuskan menghentikan pembicaraan damai tidak langsung dengan Washington.
Dalam keterangannya kepada NBC News pada Senin (1/6), Trump menilai bahwa terlalu banyak pernyataan justru tidak selalu membantu proses negosiasi yang sedang berlangsung.
“Saya pikir kita sudah terlalu banyak bicara, jika Anda ingin tahu yang sebenarnya. Saya pikir diam akan sangat baik,” kata Trump kepada NBC News.
Trump juga menegaskan bahwa jeda dalam proses perundingan tidak serta merta berarti akan ada eskalasi konflik secara langsung. Namun, ia memastikan bahwa kebijakan pembatasan AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran tetap akan diberlakukan.
Menurutnya, Amerika Serikat akan membiarkan Iran berada dalam kondisi menunggu tanpa batas waktu tertentu, karena dampak blokade disebut cukup memberi tekanan kepada Teheran.
Pernyataan tersebut muncul setelah laporan kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim News Agency, yang menyebutkan bahwa Teheran menghentikan pembicaraan damai melalui jalur mediator sebagai bentuk protes atas serangan Israel di Lebanon.
Sumber: ANAD