Kolaka (KABARIN) - Warga Desa Totobo, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, dikejutkan dengan penemuan bangkai paus berukuran besar yang terdampar di pesisir pantai setempat pada Selasa pagi.
Mamalia laut tersebut diperkirakan memiliki panjang sekitar 10 meter dan ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Bhabinkamtibmas Polsek Pomalaa Aipda Ronald mengatakan laporan pertama datang dari warga yang melintas di kawasan pantai sekitar pukul 08.00 WITA.
"Informasi dari warga di Desa Totobo. Sejak subuh hari sebenarnya sudah ada yang melihat bangkai paus tersebut terdampar," katanya.
Saat pertama kali ditemukan, kondisi paus sudah mati dan terlihat sejumlah luka di beberapa bagian tubuhnya. Namun hingga saat ini, penyebab pasti kematian hewan laut berukuran raksasa tersebut masih belum diketahui.
Kepala Desa Totobo Nirwani menjelaskan bahwa pemerintah desa bersama pihak terkait masih berkoordinasi untuk proses evakuasi bangkai paus dari lokasi pantai. Ukuran dan bobot paus yang sangat besar menjadi tantangan utama dalam proses penanganan.
"Hingga pukul 09.00 WITA bangkai paus itu masih berada di pantai. Kami masih berupaya mencari cara evakuasi yang tepat karena bobotnya yang besar," ujar Nirwani.
Penemuan ini langsung menarik perhatian warga sekitar. Banyak masyarakat dan pengguna jalan yang sengaja berhenti untuk melihat langsung mamalia laut tersebut dari dekat.
Meski begitu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak terlalu mendekat atau menyentuh bangkai paus demi menjaga kesehatan dan menghindari risiko paparan bakteri.
Saat ini, aparat masih menunggu langkah penanganan lanjutan dari instansi berwenang, termasuk Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL), guna memastikan proses evakuasi serta penyelidikan penyebab kematian paus dapat dilakukan dengan aman dan sesuai prosedur.
Sumber: ANTARA