Jakarta (KABARIN) - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengingatkan masyarakat yang berencana mudik menggunakan sepeda motor agar tidak membawa barang terlalu banyak selama perjalanan.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin mengatakan pengendara perlu memperhatikan kapasitas kendaraan serta keselamatan penumpang yang dibawa. Barang bawaan yang terlalu banyak dinilai bisa meningkatkan risiko kecelakaan di jalan.
"Kami mengimbau untuk memperhatikan yang pertama barang bawaan dan juga keluarga yang dibawa, tidak overload, sesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Komarudin di Jakarta.
Ia menjelaskan petugas di lapangan akan melakukan pemantauan selama periode arus mudik. Jika ditemukan pengendara yang membawa muatan berlebihan, petugas akan memberikan tindakan sesuai aturan.
"Sebaran pos-pos kami nanti akan memantau, mulai dari pos pelayanan, pos pengamanan, pos terpadu sampai dengan pos pantau ini akan memantau seluruh aktivitas masyarakat," katanya.
Komarudin juga mengingatkan pemudik motor untuk memanfaatkan berbagai pos yang disediakan di sepanjang jalur perjalanan. Pos tersebut bisa digunakan untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan agar kondisi tubuh tetap prima.
Meski begitu ia tetap menyarankan masyarakat mempertimbangkan program mudik gratis yang disediakan oleh berbagai pihak. Program tersebut dinilai lebih aman dan nyaman dibandingkan menempuh perjalanan jauh menggunakan sepeda motor.
"Beberapa pihak telah melaksanakan kegiatan mudik gratis, masyarakat bisa memanfaatkan program tersebut. Termasuk juga dari PT KAI yang berencana juga akan ada pengangkutan kendaraan roda dua menggunakan kereta. Jadi mungkin bisa lebih nyaman, lebih aman pastinya," ucapnya.
Menurut Komarudin perjalanan jarak jauh menggunakan motor memiliki risiko yang cukup besar. Apalagi kondisi cuaca belakangan ini juga tidak menentu sehingga bisa membahayakan pengendara.
Ia menilai program mudik gratis bisa menjadi pilihan yang lebih aman bagi masyarakat yang ingin pulang kampung saat Lebaran.
Polda Metro Jaya sendiri akan menggelar Operasi Ketupat Jaya 2026 mulai 13 Maret hingga 25 Maret untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran.
Dalam periode tersebut polisi juga memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi sekitar 16 hingga 18 Maret sehingga masyarakat diminta mempersiapkan perjalanan dengan baik.
Sumber: ANTARA