Teheran (KABARIN) - Angkatan Bersenjata Iran meminta warga Muslim dan negara-negara di kawasan Timur Tengah untuk memberi tahu lokasi pasukan AS dan Israel supaya serangan bisa lebih tepat sasaran tanpa menyasar warga sipil, kata juru bicara Angkatan Iran Abolfazl Shekarchi, Rabu.
“Kami meminta penduduk Muslim dan negara-negara di kawasan tersebut untuk memberi tahu kami lokasi pasukan AS-Zionis agar mereka [warga negara] tidak dirugikan, dan kami dapat melakukan serangan yang sangat akurat terhadap lebih banyak sasaran [pasukan AS dan Israel] dengan menggunakan penduduk kawasan sebagai perisai manusia,” ujar Shekarchi.
Ia menambahkan, dengan bantuan informasi dari warga, penduduk kawasan akan tetap aman dari serangan Angkatan Bersenjata Iran dan bisa terlindungi dari aksi militer AS dan Israel.
“Kemudian penduduk kawasan tersebut akan tetap aman dari serangan dahsyat Angkatan Bersenjata Iran, dan kami dapat menyelamatkan mereka dari kejahatan AS dan Israel,” kata Shekarchi seperti dikutip kantor berita Iran Defapress.
Shekarchi menegaskan, militer Iran siap langsung membalas dan melancarkan serangan terhadap sasaran AS dan Israel di kawasan Timur Tengah. Iran sebelumnya menyerang wilayah Israel dan target militer AS sebagai respons operasi militer gabungan AS dan Israel pada 28 Februari.
Pada hari pertama serangan AS-Zionis, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur dan sebuah sekolah perempuan di Iran selatan dibom.
Sumber: SPU