IRGC Klaim Serang 18 Titik Aset Militer AS di Kuwait dan Bahrain

waktu baca 1 menit

Istanbul (KABARIN) - Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC mengklaim telah menargetkan 18 titik aset militer Amerika Serikat yang berada di Kuwait dan Bahrain di tengah meningkatnya eskalasi ketegangan di kawasan.

Dalam pernyataan yang disampaikan pada Kamis, IRGC menyebut sejumlah fasilitas yang menjadi sasaran antara lain pangkalan udara Ali Al Salem dan Ahmad Al Jaber di Kuwait, serta pangkalan udara Sheikh Isa di Bahrain.

Secara terpisah, militer Iran juga menyatakan telah menyerang sistem pertahanan udara Patriot serta fasilitas komunikasi milik Armada Kelima Amerika Serikat yang bermarkas di Bahrain.

Selain itu, Iran mengonfirmasi peluncuran sejumlah drone yang diarahkan ke posisi Armada Kelima AS sebagai bentuk balasan atas serangan yang mereka sebut dilakukan Amerika Serikat terhadap wilayah Iran selatan.

Militer Iran menegaskan kesiapan penuh untuk menghadapi musuh dan tidak akan mundur dalam situasi apa pun hingga pihak lawan mendapatkan balasan atas tindakan mereka.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan regional setelah serangan Amerika Serikat di Iran selatan yang kemudian dibalas dengan rangkaian aksi militer Iran terhadap aset-aset AS di kawasan Timur Tengah.

Sumber: ANAD

Bagikan

Mungkin Kamu Suka