Kemnaker Cek Kondisi Kesehatan Pengemudi Bus Agar Mudik Lebih Aman

waktu baca 2 menit

Pemeriksaan tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan pengemudi berada dalam kondisi prima sebelum dan selama bertugas mengantarkan penumpang

Jakarta (KABARIN) - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker )menurunkan Tim Penguji Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk memantau kondisi fisik dan risiko kelelahan pengemudi bus dan mobil travel di enam titik utama pemantauan mudik. Lokasi pemeriksaan tersebar di terminal, pool bus, dan perusahaan penyelenggara mudik bersama di Jakarta, Bekasi, Bandung, Surabaya, Medan, dan Samarinda.

Direktur Jenderal Binwasnaker & K3 Kemnaker Ismail Pakaya mengatakan tujuan pemeriksaan ini adalah memastikan pengemudi dalam kondisi prima. Faktor human error akibat kelelahan selama perjalanan jauh dengan durasi kerja panjang disebutnya menjadi salah satu penyebab risiko kecelakaan lalu lintas.

“Penilaian ini penting karena keselamatan pemudik tidak hanya ditentukan kendaraan dan jalur, tapi juga kesiapan fisik serta kewaspadaan pengemudi,” ujar Ismail.

Tim Penguji K3 melakukan pengecekan menyeluruh mulai dari pola kerja, waktu istirahat, pemeriksaan kesehatan fisik dasar, hingga evaluasi faktor yang bisa memicu kelelahan selama perjalanan. Langkah ini diharapkan jadi pencegahan dini untuk menekan risiko di jalan.

Selain pemeriksaan, Kemnaker juga memberikan edukasi kepada pengemudi dan operator transportasi soal pentingnya manajemen kelelahan kerja. Edukasi ini menekankan bahwa tubuh manusia punya batas fisiologis untuk tetap fokus, apalagi saat berkendara lama di tengah arus mudik yang padat.

“Kegiatan ini bagian dari pendekatan promotif dan preventif K3 di sektor transportasi darat, menekankan pengendalian faktor manusia dalam keselamatan perjalanan,” kata Ismail.

Menurutnya, pengemudi yang sehat dan tidak kelelahan akan sangat menentukan keselamatan penumpang hingga tiba di tujuan. Langkah ini merupakan hasil kolaborasi antara Kemnaker, Kementerian Perhubungan, dan pemerintah daerah agar perjalanan mudik lebih aman, nyaman, dan selamat.

“Sinergi ini diharapkan meningkatkan kesadaran pengemudi dan operator transportasi mengenai pengelolaan kelelahan kerja selama mudik,” ujar Ismail.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka