Kemenpar Ingin Jakarta Menjadi Destinasi Wisata saat Libur Lebaran

waktu baca 3 menit

Jakarta (KABARIN) - Kementerian Pariwisata menyatakan ingin menjadikan Jakarta sebagai salah satu destinasi wisata wisata yang dikunjungi masyarakat selama periode libur Hari Raya Nyepi dan Lebaran.

“Tidak perlu jalan-jalan ke luar negeri, jalan-jalan di Indonesia saja khususnya di kota Jakarta. Ada banyak sekali sekitaran wisata yang sangat bagus dan juga edukatif,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam kunjungannya ke Museum Nasional di Jakarta, Selasa.

Widiyanti mengatakan Jakarta menawarkan banyak destinasi wisata yang edukatif dan cocok untuk anak-anak. Beberapa di antaranya adalah Museum Kebangkitan Nasional, Galeri Nasional, dan Museum Nasional Indonesia (MNI).

Masyarakat dapat belajar ilmu pengetahuan dari Museum Kebangkitan Nasional yang di dalamnya menampilkan beragam koleksi dari pendidikan sekolah kedokteran Jawa yang dulu dikenal sebagai STOVIA. Tempat itu berperan penting dalam melahirkan intelektual pergerakan nasional termasuk organisasi Budi Utomo.

Bagi wisatawan yang gemar menikmati ragam karya seni, Galeri Nasional menjadi destinasi yang cocok untuk dikunjungi karena menampilkan banyak sekali seni rupa mulai dari aliran modern hingga kontemporer.

Sementara Museum Nasional Indonesia terkenal sebagai tempat semua sejarah bangsa Indonesia disimpan dengan rapih dan apik. Masyarakat yang berkunjung bahkan kini sudah dapat melihat langsung fosil Java Man alias Homo erectus, yang menjadi temuan revolusioner dokter militer asal Belanda bernama Eugene Dubois, di tepian Bengawan Solo, Desa Trinil, Ngawi pada tahun 1891-1892.

Ia juga menyampaikan agar masyarakat membuka situs indonesia.travel untuk mendapatkan informasi mengenai ragam event dan destinasi wisata menarik lainnya.

Secara terpisah, Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini menambahkan Kementerian Pariwisata bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Dinas Pariwisata setempat ingin mengubah stigma Jakarta yang semula hanya dianggap sebagai kota mobilisasi untuk bekerja, menjadi kota yang menawarkan beragam atraksi dan destinasi menarik bagi wisatawan.

“Ini mungkin konsep baru ya, tapi Pemprov DKI melalui pengalaman di Jakarta, bekerja sama dengan Kepala Dinas Pariwisata itu menginginkan agar Jakarta banyak sekali destinasi wisatanya itu bisa dinikmati. Kami bekerja sama, kita sudah meluncurkan bersama Pak Gubernur ya, beberapa minggu yang lalu, dan ini ada paket-paketnya,” ujar Made.

Beberapa atraksi atau tempat wisata yang dia rekomendasikan seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Ancol hingga Pantai Indah Kapuk (PIK).

Sebelumnya, Bidang Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Dalops LLAJ) Dinas Perhubungan DKI Jakarta memperkirakan sebanyak 4.024.251 warga tidak melakukan perjalanan ke luar kota Jakarta atau tak melakukan mudik Lebaran 2026.

"Kami perkirakan masyarakat yang akan melakukan perjalanan yang keluar kota Jakarta diprediksi sekitar 6.653.749 orang dan tidak melakukan perjalanan atau ada di dalam kota sendiri ada 4.024.251 orang," kata Kepala Bidang Dalops LLAJ Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Yayat Sudrajat.

Empat juta orang yang tetap berada di dalam kota tersebut diprediksi akan memadati sejumlah lokasi-lokasi wisata dan pusat perbelanjaan Jakarta seperti Taman Impian Jaya Ancol dan Taman Margasatwa Ragunan.

Guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas di lokasi-lokasi tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mempertimbangkan melakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem "contra flow", pembatasan kendaraan kendaraan dengan metode ganjil genap serta pembatasan mobilitas di kawasan wisata.

Pemprov DKI turut menyiagakan 2.082 personel termasuk dari Dinas Perhubungan dan sarana pendukung seperti 90 unit mobil patroli, 90 unit mobil derek, 240 unit rambu portabel, dan 1.350 unit "traffic cone" atau "water barrier" selama pelaksanaan kegiatan Angkutan Lebaran 2026.

Sementara itu, PT Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 18 Maret 2026 atau H-3 Lebaran dan arus balik akan terjadi pada 23 Maret 2026 (H+3 Lebaran).

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka